BANYAK ALTERNATIF YANG BISA DIAMBIL
Soal Tenaga Honorer, Ini Cara Bijak BKN Menyelesaiannya
Rabu, 28 Desember 2016 - 12:09 WIB > Dibaca 1935 kali Print | Komentar
Soal Tenaga Honorer, Ini Cara Bijak BKN Menyelesaiannya
internet
JAKARTA - Peliknya permasalahan tenaga honorer saat ini membuat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana angkat bicara soal permasalahan tersebut.

Bima mengatakan, pada dasarnya Pemerintah tidak setuju dengan adanya tenaga honorer. Hal itu karena tingkat kompetensi yang rendah dan bertolak belakang dengan belanja pegawai yang tinggi.

"Pada prinsipnya Pemerintah berkeberatan dengan adanya honorer. Itu karena kompetensi yang rendah dan anggaran belanja pegawai yang tinggi. Jumlah dan kebutuhan tidak sesuai, lalu yang dibutuhkan juga bukan itu," kata Bima.

Bagaimanapun, lanjutnya, saat ini Pemerintah ingin menghilangkan tenaga-tenaga administrasi.

"Kan saat ini separuhnya pegawai honorer itu tenaga administrasi. Kita tidak mau itu. Yang kita butuhkan adalah tenaga profesional yang memang sesuai dengan kebutuhan. Kenapa tidak kita angkat para pemuda-pemuda yang berkualitas dengan status cum laude. Mereka juga kan berhak menjadi PNS dan kenapa harus K2," katanya.

Bima kemudian kembali menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah tenaga-tenaga profesional yang memiliki kemampuan dan kompetensi tinggi.

"Yang menjadi permasalahan adalah kemampuan. Kita ingin membentuk tenaga profesional yang memang benar-benar punya kompetensi tinggi. Honorer itu kalau dapat pekerjaan lain dan mendapat gaji yang lebih tinggi apakah mereka tidak tertarik hal itu. Kenapa mereka tidak memilih itu? Karena memang mereka tidak punya kemampuan," katanya.

Sekjen Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) itu pun kemudian mencoba memberikan beberapa cara bijak untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Pertama, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan validasi para tenaga honorer itu. Apakah bodong atau tidak.

Bima menegaskan betul, tidak mau ada tenaga honorer yang fiktif. Lalu yang kedua, apakah harus menjadi PNS? Bagaimana kalau sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K)?

"Atau tetap honorer tapi dengan gaji yang lebih baik. Yang jelas banyak alternatif lain yang bisa diambil," ujarnya menerangkan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AKIBAT MELAWAN PETUGAS
Densus 88 Tembak Mati Teroris di Cilegon, Ternyata Perannya...
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:42 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Wenger Pergi, Arsenal Kehilangan Identitas
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:37 wib
WARGA SALING MENOLONG USAI KEJADIAN
Saksi Teror London: Orang-orang Terbang di Udara setelah Ditabrak
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:32 wib
MELAWAN SAAT PENANGKAPAN
Dua Bandar Narkoba Ditembak Mati Bareskrim dan Polda Sumut
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:25 wib
KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK
Terkait Kasus Sandiaga, Polisi Sebut Masyarakat Boleh Saling Lapor
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:18 wib
TERKAIT BANTAHAN DARI MIRYAM
Kubu Terdakwa E-KTP Minta Saksi Dikonfrontir soal Penerimaan Uang
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:06 wib
RUU MASIH DALAM PEMBAHASAN
Saran Fadli Zon Terkait Masa Jabatan Anggota KPU dan Bawaslu saat Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:02 wib
PILGUB DKI 2017
Bantah Gelar Kampanye, Ahok Sebut Jenguk Timses
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:57 wib
JELANG PUTARAN KEDUA
Tito Bandingkan Polisi Belanda dan Indonesia Terkait Pilgub DKI
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:52 wib
TERKAIT NAMANYA YANG DISEBUT DI PERSIDANGAN
Fahri Hamzah Sebut KPK Langgar UU Pajak
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:48 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Riau Menyapa Dunia, Suguhkan 57 Iven Pariwisata

Sabtu, 18 Maret 2017 - 11:39 WIB

Gubri dan  Komunitas Pariwisata Kunjungi Situs sejarah Pekanbaru
 Kepincut  Bali, Suka Santai di Tepi Pantai

Kamis, 09 Maret 2017 - 11:18 WIB

Naik Gajah  di Buluhcina

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:20 WIB

Ratusan Komunitas Pecinta Wisata Riuhkan Subayang

Senin, 27 Februari 2017 - 10:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us