Wonderful Indonesia
NASIONAL
Maruli Rendahkan Martabat Jaksa
Rabu, 28 Desember 2016 - 11:03 WIB > Dibaca 654 kali Print | Komentar
Maruli Rendahkan Martabat Jaksa
Maruli Hutagalung
Berita Terkait

Berkarir dengan Semangat Kreativitas



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komentar Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim Maruli Hutagalung yang menyebut bahwa La Nyalla Mahmud Mattalitti adalah pemilik pengadilan membuat gaduh dunia peradilan. Maruli dianggap sudahmerendahkan martabat jaksa penuntut umum (JPU).

Dalam salah satu media online nasional, Maruli dengan terang-terangan menyatakan bahwa yang menjadi lawan jaksa dalam sidang itu adalah pemilik pengadilan. “Saya sudah duga. Lawannya kan yang punya pengadilan,” ucap dia di media online ternama itu. Dia beranggapan bahwa La Nyalla sebagai lawan jaksa dalam sidang merupakan orang yang berkuasa di pengadilan. Bahkan dianggap pemilik pengadilan.

Dia juga memberi skor dalam persidangan. Dalam sidang tersebut skornya 3-2. Yaitu, 3 hakim karir menyatakan La Nyalla tidak bersalah, sedangkan 2 hakim ad hoc menyatakan Ketua Kadin Jatim itu bersalah. Menurut dia, jika 3 hakim menyatakan bahwa terdakwa tidak bersalah, maka pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa “Mau bilang apa lagi kita,” terang dia. Ia menyatakan, jaksa mempunyai waktu untuk menempuh jalur hukum selanjutnya. “Kita pikir-pikir dulu,” paparnya. Dia masih yakin ada aliran dana yang mengarah ke La Nyalla.

Mahkamah Agung (MA) langsung angkat bicara menanggapi pernyataan Maruli. Juru Bicara (Jubir) MA Suhadi menganggap Maruli tidak proporsional. “Apa yang disampaikan itu di luar masalah hukum,” terang dia saat dihubungi Jawa Pos (JPG), kemarin (27/12). Sebagai pejabat kejaksaan seharusnya dia tidak berkomentar sembarangan.

Menurut dia, dalam memutuskan perkara, majelis hakim mempunyai pertimbangan hukum. Hak jaksa adalah mengajukan langkah hukum selanjutnya jika tidak menerima putusan yang ditetapkan hakim. Jangan kemudian berbicara di luar perkara hukum.

Suhadi mengatakan, sebagai jaksa yang mendapat mandat dari negara seharusnya Maruli menjaga perkataannya.

“Dia sudah merendahkan martabat jaksa penuntut umum,” tegas Suhadi.(jun/lum/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Nazaruddin Benarkan Ancaman Gamawan Fauzi kepada Andi Narogong
Senin, 20 November 2017 - 20:45 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Senin, 20 November 2017 - 20:10 wib
AKUI KETERLIBATAN DALAM PROYEK E-KTP
Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Senin, 20 November 2017 - 20:00 wib
SEBELUM DITAHAN KPK
Bicara dengan Idrus, Setya Novanto Siap Lepaskan Semua Jabatan
Senin, 20 November 2017 - 19:40 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 19:30 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:20 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ternyata, Ini Alasan KPK Berani Jebloskan Setnov ke Tahanan
Senin, 20 November 2017 - 19:10 wib
HILMAN LUPA KECEPATAN MOBIL
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Bebaskan Sandera KKB, TNI-Polri Tuai Pujian Jokowi

Senin, 20 November 2017 - 17:30 WIB

Soal Perlindungan, Jokowi Minta Setnov Jalani Proses Hukum
Kata Kalpolri, Syarat untuk Kuasai Dunia Bukan Militer, melainkan...
Sempat Ingin Menghadap Presiden

Senin, 20 November 2017 - 11:59 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us