UNTUK LEBIH MENGHIDUPKAN SUASANA
Dua Bulan Sekali Kota Tua Disuguhi Old Town Jazz Series
Jumat, 23 Desember 2016 - 16:32 WIB > Dibaca 1193 kali Print | Komentar
Dua Bulan Sekali Kota Tua Disuguhi Old Town Jazz Series
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Atraksi di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin meriah. Itu karena satu perhelatan musik berkelas, Old Town Jazz Series akan digelar setiap dua bulan sekali di kawasan Kota Tua, Jakarta.

"Old Town Jazz Series ini merupakan salah satu aktivitas yang bisa kami lakukan untuk lebih menghidupkan kawasan Kota Tua," kata Chairman Old Town Jazz Series Eddy Sambuaga. Eddy menargetkan acara ini digelar di kawasan Kota Tua setiap dua bulan sekali. Ia menuturkan, Konsorsium Kota Tua Jakarta bertujuan untuk lebih menghidupkan kawasan Kota Tua Jakarta, yang notabene merupakan salah satu ikon wisata Indonesia.
 
Eddy mengungkapkan, tema-tema berbeda akan dihadirkan dalam setiap edisi Old Town Jazz Series. Untuk edisi perdana ini, acara ini memang mengambil tema tembang-tembang klasik karya sastrawan terkenal pada 1950 hingga 1970. "Tema edisi demi edisi nanti tunggu saja dua bulan lagi. Ada kejutan tentunya," kata Eddy.

Eddy memastikan bahwa edisi selanjutnya akan tetap digelar di kawasan Kota Tua, meski belum tentu di tempat atau gedung yang sama. Ia pun mengatakan, nantinya tidak menutup kemungkinan bagi pihaknya untuk menggelar acara-acara lain.

"Tidak harus musik, bisa juga olahraga. Misalnya, kami menyelenggarakan yoga setiap Sabtu pekan pertama tiap bulan. Selain itu, ada pameran-pameran seni, dan untuk musik, ya acara Old Town Jazz Series ini," ujarnya. Untuk edisi perdana Old Town Jazz Series sukses digelar pada Jumat 16 Desember 2016 yang lalu.

Perhelatan yang dilaksanakan oleh Konsorsium Kota Tua Jakarta itu mengusung sajian musik jazz dengan nuansa Kota Tua yang sarat akan romantisme nostalgia. Salah satu grup band yang tampil adalah Shadow Puppets. Bersama dengan penyanyi kondang Harvey Malaihollo, mereka membawakan sederet lagu klasik lewat balutan musik jazz.

Tak ayal, karya-karya sosok kenamaan besar terdahulu seperti Ismail Marzuki, Sam Saimun, Bing Slamet, Muchtar Embut, dan lain-lain, sukses dibawakan oleh Shadow Puppets bersama Harvey Malaihollo. "Saya membawakan salah satu lagu seperti ’Nurlaela’ milik Bing Slamet. Yang hafal, ikut nyanyi bareng," ujar Harvey. Khazanah musik klasik era 1950-1970an, telah rampung dibawakan. Lewat energi muda dari Shadow Puppets dan kualitas vokal nan matang persembahan Harvey, penonton tampak puas akan hal tersebut.

Lebih lanjut, pihak Konsorsium Kota Tua Jakarta terlihat ingun ikut berpartipasi dalam melestarikan kekayaan sejarah musik Indonesia ini. Selain itu, mereka ingin mengakomodasikan fungsi Kota Tua Jakarta sebagai obyek wisata sejarah sekaligus wilayah kreatif.

Sambil menikmati musik, masyarakat bisa menyentuh kejayaan masa lalu Batavia lewat teritori bersejarah Kota Tua Jakarta. Acara yang di gelar tepat di Gedung Van Vleuten & Cox, Kota Tua, ini bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Salah satunya lagi, yakni penampilan Shadow Puppets—yang digawangi Irsa Destiwi dan Robert Mulyarahardja—plus Harvey Malaihollo adalah kolaborasi antara kualitas vokal yang matang, dengan energi muda yang seakan tak pernah berhenti mencari kemungkinan baru dalam menafsirkan lagu-lagu klasik Indonesia.

Pokja PIC Kota Tua dan Kepulauan Seribu Destinasi Prioritas Kemenpar Budi Faisal mengaku senang dengan adanya kegiatan musik rutin tersebut. Kata dia, Old Town Jazz Series selain menggagas acara ini dalam rangka menghidupkan kembali ruang-ruang kawasan bersejarah, acara ini juga menjaga atraksi Kota Tua agar terus konsisten.

”Untuk amenitas di Kota Tua, kami juga sudah melakukan pemasangan CCTV untuk kawasan Taman Fatahillah sudah dilakukan pada hari Jumat (16/12/2016) dan masih menunggu untuk pemasangan panel surya yang sudah ditentukan titiknya di Jalan Pintu Besar utara di samping Bangi Kopitiam. Ini untuk memantau jumlah pengunjung yang datang ke Kota Tua dari waktu ke waktu,” ujarnya.(*)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AKIBAT MELAWAN PETUGAS
Densus 88 Tembak Mati Teroris di Cilegon, Ternyata Perannya...
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:42 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Wenger Pergi, Arsenal Kehilangan Identitas
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:37 wib
WARGA SALING MENOLONG USAI KEJADIAN
Saksi Teror London: Orang-orang Terbang di Udara setelah Ditabrak
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:32 wib
MELAWAN SAAT PENANGKAPAN
Dua Bandar Narkoba Ditembak Mati Bareskrim dan Polda Sumut
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:25 wib
KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK
Terkait Kasus Sandiaga, Polisi Sebut Masyarakat Boleh Saling Lapor
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:18 wib
TERKAIT BANTAHAN DARI MIRYAM
Kubu Terdakwa E-KTP Minta Saksi Dikonfrontir soal Penerimaan Uang
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:06 wib
RUU MASIH DALAM PEMBAHASAN
Saran Fadli Zon Terkait Masa Jabatan Anggota KPU dan Bawaslu saat Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:02 wib
PILGUB DKI 2017
Bantah Gelar Kampanye, Ahok Sebut Jenguk Timses
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:57 wib
JELANG PUTARAN KEDUA
Tito Bandingkan Polisi Belanda dan Indonesia Terkait Pilgub DKI
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:52 wib
TERKAIT NAMANYA YANG DISEBUT DI PERSIDANGAN
Fahri Hamzah Sebut KPK Langgar UU Pajak
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:48 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Riau Menyapa Dunia, Suguhkan 57 Iven Pariwisata

Sabtu, 18 Maret 2017 - 11:39 WIB

Gubri dan  Komunitas Pariwisata Kunjungi Situs sejarah Pekanbaru
 Kepincut  Bali, Suka Santai di Tepi Pantai

Kamis, 09 Maret 2017 - 11:18 WIB

Naik Gajah  di Buluhcina

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:20 WIB

Ratusan Komunitas Pecinta Wisata Riuhkan Subayang

Senin, 27 Februari 2017 - 10:16 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us