Wonderful Indonesia
UNTUK LEBIH MENGHIDUPKAN SUASANA
Dua Bulan Sekali Kota Tua Disuguhi Old Town Jazz Series
Jumat, 23 Desember 2016 - 16:32 WIB > Dibaca 1605 kali Print | Komentar
Dua Bulan Sekali Kota Tua Disuguhi Old Town Jazz Series
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Atraksi di salah satu destinasi prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin meriah. Itu karena satu perhelatan musik berkelas, Old Town Jazz Series akan digelar setiap dua bulan sekali di kawasan Kota Tua, Jakarta.

"Old Town Jazz Series ini merupakan salah satu aktivitas yang bisa kami lakukan untuk lebih menghidupkan kawasan Kota Tua," kata Chairman Old Town Jazz Series Eddy Sambuaga. Eddy menargetkan acara ini digelar di kawasan Kota Tua setiap dua bulan sekali. Ia menuturkan, Konsorsium Kota Tua Jakarta bertujuan untuk lebih menghidupkan kawasan Kota Tua Jakarta, yang notabene merupakan salah satu ikon wisata Indonesia.
 
Eddy mengungkapkan, tema-tema berbeda akan dihadirkan dalam setiap edisi Old Town Jazz Series. Untuk edisi perdana ini, acara ini memang mengambil tema tembang-tembang klasik karya sastrawan terkenal pada 1950 hingga 1970. "Tema edisi demi edisi nanti tunggu saja dua bulan lagi. Ada kejutan tentunya," kata Eddy.

Eddy memastikan bahwa edisi selanjutnya akan tetap digelar di kawasan Kota Tua, meski belum tentu di tempat atau gedung yang sama. Ia pun mengatakan, nantinya tidak menutup kemungkinan bagi pihaknya untuk menggelar acara-acara lain.

"Tidak harus musik, bisa juga olahraga. Misalnya, kami menyelenggarakan yoga setiap Sabtu pekan pertama tiap bulan. Selain itu, ada pameran-pameran seni, dan untuk musik, ya acara Old Town Jazz Series ini," ujarnya. Untuk edisi perdana Old Town Jazz Series sukses digelar pada Jumat 16 Desember 2016 yang lalu.

Perhelatan yang dilaksanakan oleh Konsorsium Kota Tua Jakarta itu mengusung sajian musik jazz dengan nuansa Kota Tua yang sarat akan romantisme nostalgia. Salah satu grup band yang tampil adalah Shadow Puppets. Bersama dengan penyanyi kondang Harvey Malaihollo, mereka membawakan sederet lagu klasik lewat balutan musik jazz.

Tak ayal, karya-karya sosok kenamaan besar terdahulu seperti Ismail Marzuki, Sam Saimun, Bing Slamet, Muchtar Embut, dan lain-lain, sukses dibawakan oleh Shadow Puppets bersama Harvey Malaihollo. "Saya membawakan salah satu lagu seperti ’Nurlaela’ milik Bing Slamet. Yang hafal, ikut nyanyi bareng," ujar Harvey. Khazanah musik klasik era 1950-1970an, telah rampung dibawakan. Lewat energi muda dari Shadow Puppets dan kualitas vokal nan matang persembahan Harvey, penonton tampak puas akan hal tersebut.

Lebih lanjut, pihak Konsorsium Kota Tua Jakarta terlihat ingun ikut berpartipasi dalam melestarikan kekayaan sejarah musik Indonesia ini. Selain itu, mereka ingin mengakomodasikan fungsi Kota Tua Jakarta sebagai obyek wisata sejarah sekaligus wilayah kreatif.

Sambil menikmati musik, masyarakat bisa menyentuh kejayaan masa lalu Batavia lewat teritori bersejarah Kota Tua Jakarta. Acara yang di gelar tepat di Gedung Van Vleuten & Cox, Kota Tua, ini bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Salah satunya lagi, yakni penampilan Shadow Puppets—yang digawangi Irsa Destiwi dan Robert Mulyarahardja—plus Harvey Malaihollo adalah kolaborasi antara kualitas vokal yang matang, dengan energi muda yang seakan tak pernah berhenti mencari kemungkinan baru dalam menafsirkan lagu-lagu klasik Indonesia.

Pokja PIC Kota Tua dan Kepulauan Seribu Destinasi Prioritas Kemenpar Budi Faisal mengaku senang dengan adanya kegiatan musik rutin tersebut. Kata dia, Old Town Jazz Series selain menggagas acara ini dalam rangka menghidupkan kembali ruang-ruang kawasan bersejarah, acara ini juga menjaga atraksi Kota Tua agar terus konsisten.

”Untuk amenitas di Kota Tua, kami juga sudah melakukan pemasangan CCTV untuk kawasan Taman Fatahillah sudah dilakukan pada hari Jumat (16/12/2016) dan masih menunggu untuk pemasangan panel surya yang sudah ditentukan titiknya di Jalan Pintu Besar utara di samping Bangi Kopitiam. Ini untuk memantau jumlah pengunjung yang datang ke Kota Tua dari waktu ke waktu,” ujarnya.(*)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PILPRES 2019
JK Pensiun, Golkar Gelar Konvensi Cari Pendamping Jokowi
Selasa, 23 Januari 2018 - 21:00 wib
SEBAGAI MENTERI DAN PENGURUS PARTAI
Keras! Kata Fadli Zon, Jokowi Jilat Ludah Sendiri soal Rangkap Jabatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:45 wib
MURNI PIDANA
Bukan Politik, OSO Dilaporkan ke Bareskrim karena Penyalahgunaan Wewenang
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:30 wib
DIGELAR DI TIM
Megawati Ulang Tahun Ke-71, Jokowi Nyanyi Lagu Jamrud
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:20 wib
POLEMIK DUALISME
Bertemu Wiranto, OSO: Tidak Ada Kubu-kubuan di Hanura
Selasa, 23 Januari 2018 - 20:10 wib
TERLIBAT KERIBUTAN
Brimob Koboi yang Tembak Anak Buah Prabowo Belum Diperiksa, Ini Kata Polisi
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:50 wib
SIDANG UJI MATERI
Mengejutkan! Sejak 1926, Ahmadiyah Sudah Dinyatakan Sesat
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:40 wib
AIRLANGGA DAN IDRUS
PDIP Tak Masalah Kader Golkar Rangkap Jabatan, Ini Alasannya
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 wib
TANGGAPI PROVOKASI CINA
Dukungan Indonesia Dibutuhkan AS Terkait Laut Cina Selatan
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:20 wib
KUTIP SATU AYAT
Dipolisikan FUIB, Inilah Lawakan Ge Pamungkas yang Diduga Hina Alquran
Selasa, 23 Januari 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Pesona Indonesia Terbaru
Sunrise, Hamparan Awan,  dan Puncak Tungkus Nasi

Minggu, 21 Januari 2018 - 11:37 WIB

Taman Tengku Agung  Destinasi Wisata Baru

Kamis, 11 Januari 2018 - 12:57 WIB

Indahnya Berwisata di Batang Bio dan Desa Ludai

Minggu, 07 Januari 2018 - 15:08 WIB

Lubuk Ambacang Bersiap Jadi Desa Sadar Wisata

Jumat, 29 Desember 2017 - 10:46 WIB

Musim Durian, Wisata Kuliner Baru di Siak

Selasa, 26 Desember 2017 - 10:20 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us