Wonderful Indonesia
SUDAH TIBA DI JAKARTA
Lagi, Dua WNI Mantan Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Jumat, 16 Desember 2016 - 19:44 WIB > Dibaca 697 kali Print | Komentar
Lagi, Dua WNI Mantan Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Ilustrasi. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Setelah sebelumnya sempat menjadi korban penyanderaan kelompok pemberontak Abu Sayyaf di Filipina, M Nasir (62) dan Robin Piter akhirnya bisa pulang Indonesia. Pada Kamis (15/12/2016),  sekitar pukul 23.20, dua warga negara Indonesia (WNI) tersebut tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Menurut Heru Santoso Ananta Yudha selaku Kepala Bagian Hubungan Masyarakat  dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham), Consul General of the Republik of Indonesia in Davao City,  Filipina, Berlian Napitupulu langsung mengawal kedatangan keduanya.

Kemudian, juga ada seorang staf Konsulat Jenderal RI di Davao yang turut mengawal kedatangan keduanya. "Rombongan mendarat dengan pesawat Singapore Airlines SQ968," kata Heru di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Setelah dilakukan proses keimigrasian, kata dia, kedua korban dijemput oleh petugas Kementerian Luar Negeri, BAIS, Interpol, dan Polri. Kemenlu sebelumnya memastikan kerja keras pemerintah telah berhasil membebaskan Robin dan Nasir.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah pada 12 Desember 2016 membebaskan Robin dan Piter yang tercatat sebagai ABK TB Charles dari tangan kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan. "Pembebasan ini adalah hasil diplomasi total yang melibatkan berbagai elemen pemerintah selama enam bulan terakhir," katanya.

Bebasnya Robin Piter dan Muhamad Sofyan membuat tujuh anak buah kapal (ABK) TB Charles yang diculik pada 20 Juni 2016 lalu seluruhnya kembali ke pangkuan tanah air. Sebab, pada 7 Agustus 2016, dua ABK atas nama Muhammad Sofyan dan Ismail berhasil dibebaskan.

Kemudian, pada 1 Oktober ABK Edi Suryo, Muhammad Mahbrur Dahri, dan Ferry Arifin juga bebas.(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PRESIDENTIAL THRESHOLD 0 PERSEN
Pantang "Walk Out, Demokrat Siap Voting
Kamis, 20 Juli 2017 - 21:00 wib
PASCA-100 HARI PENYERANGAN
Begini Harapan Istri Novel Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:45 wib
TERBUKTI MELALUKAN KORUPSI
Ratu Atut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Terkait Korupsi Alkes
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:30 wib
YAKINI MASIH ADA PIHAK LAIN
Fakta Persidangan e-KTP Belum Lengkap, Begini Tanggapan JPU KPK
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:15 wib
TERKAIT IDEOLOGI KHILAFAH
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:52 wib
WASPADAI ADANYA POLITIK UANG
Instruksi SBY soal RUU Pemilu Beredar, Begini Tanggapan Kader Demokrat
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:48 wib
PERCAYA DIRI USAI IMBANGI THAILAND
Jumpa Indonesia, Timnas Mongolia Targetkan Poin Penuh
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:41 wib
HASIL KORUPSI IRMAN DAN SUGIHARTO
Tiga Anggota DPR Ini Disebut Ikut Nikmati Uang e-KTP
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:36 wib
DARI ALASAN KEAMANAN HINGGA KEAGAMAAN
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi

Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 WIB

Fraksi Gerindra Kompak Tolak "Presidential Threshold"
Pasca 100 Hari Penyiraman Air Keras, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan
BPJS Kesehatan Ajak KPK Berantas Kecurangan

Kamis, 20 Juli 2017 - 15:29 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us