Wonderful Indonesia
NASIONAL
Sandera ABK TB Charles Terakhir Dibebaskan
Selasa, 13 Desember 2016 - 10:41 WIB > Dibaca 406 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dua sandera terakhir dari kasus penculikan anak buah kapal (ABK) TB Charles akhirnya berhasil dibebaskan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah berhasil membebaskan dua WNI ABK TB Charles dari tangan kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan, Ahad (12/12). Identitas kedua ABK tersebut adalah Robin Piter asal Samarinda dan Muhamad Sofyan asal Sulawesi Selatan.

’’Rencananya mereka akan diserahkan langsung oleh Komandan Komando Mindanao Barat kepada Duta Besar RI di Manila besok (hari ini, red) di Kota Zamboanga,’’ jelasnya, Ahad (12/12).

Dia menegaskan, itu adalah hasil dari upaya diplomasi total yang melibatkan pemerintah selama enam bulan terakhir. Dengan bebasnya dua WNI tersebut, kasus TB Charles secara resmi tuntas.

Pada 20 Juni lalu, tujuh ABK disandera kelompok Abu Sayyaf. Baru pada 7 Agustus, dua ABK atas nama Muhammad Sofyan dan Ismail berhasil meloloskan diri. Sementara itu, pada 1 Oktober, 3 ABK lainnya Edi Suryo, Muhammad Mahbrur Dahri, dan Ferry Arifin juga berhasil dibebaskan.

’’Total tujuh ABK TB Charles yang diculik pada 20 Juni 2016 seluruhnya telah dibebaskan,’’ tegasnya.

Juru Bicara Komando Militer Mindao Barat Filemon Tan mengklaim, pembebasan tersebut terjadi karena pihak penyandera merasa tertekan oleh aksi militer Filipina Selatan.

’’Mereka membebaskan dua sandera Indoensia setelah ditekan dengan operasi nonstop.

 Selain itu, juga dengan bantuan dari MNLF (Moro National Liberation Front,’’ jelasnya.

Saat ini masih terdapat 4 WNI lainnya yang masih berada di tangan penyandera. Seluruhnya adalah nelayan yang bekerja di kapal-kapal ikan berbendera Malaysia. Mereka diculik di sekitar perairan Sabah selama periode November-Desember 2016.(bil/oki/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PRESIDENTIAL THRESHOLD 0 PERSEN
Pantang "Walk Out, Demokrat Siap Voting
Kamis, 20 Juli 2017 - 21:00 wib
PASCA-100 HARI PENYERANGAN
Begini Harapan Istri Novel Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:45 wib
TERBUKTI MELALUKAN KORUPSI
Ratu Atut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Terkait Korupsi Alkes
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:30 wib
YAKINI MASIH ADA PIHAK LAIN
Fakta Persidangan e-KTP Belum Lengkap, Begini Tanggapan JPU KPK
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:15 wib
TERKAIT IDEOLOGI KHILAFAH
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:52 wib
WASPADAI ADANYA POLITIK UANG
Instruksi SBY soal RUU Pemilu Beredar, Begini Tanggapan Kader Demokrat
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:48 wib
PERCAYA DIRI USAI IMBANGI THAILAND
Jumpa Indonesia, Timnas Mongolia Targetkan Poin Penuh
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:41 wib
HASIL KORUPSI IRMAN DAN SUGIHARTO
Tiga Anggota DPR Ini Disebut Ikut Nikmati Uang e-KTP
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:36 wib
DARI ALASAN KEAMANAN HINGGA KEAGAMAAN
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi

Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 WIB

Fraksi Gerindra Kompak Tolak "Presidential Threshold"
Pasca 100 Hari Penyiraman Air Keras, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan
BPJS Kesehatan Ajak KPK Berantas Kecurangan

Kamis, 20 Juli 2017 - 15:29 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us