Wonderful Indonesia
NASIONAL
Sandera ABK TB Charles Terakhir Dibebaskan
Selasa, 13 Desember 2016 - 10:41 WIB > Dibaca 386 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dua sandera terakhir dari kasus penculikan anak buah kapal (ABK) TB Charles akhirnya berhasil dibebaskan. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah berhasil membebaskan dua WNI ABK TB Charles dari tangan kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan, Ahad (12/12). Identitas kedua ABK tersebut adalah Robin Piter asal Samarinda dan Muhamad Sofyan asal Sulawesi Selatan.

’’Rencananya mereka akan diserahkan langsung oleh Komandan Komando Mindanao Barat kepada Duta Besar RI di Manila besok (hari ini, red) di Kota Zamboanga,’’ jelasnya, Ahad (12/12).

Dia menegaskan, itu adalah hasil dari upaya diplomasi total yang melibatkan pemerintah selama enam bulan terakhir. Dengan bebasnya dua WNI tersebut, kasus TB Charles secara resmi tuntas.

Pada 20 Juni lalu, tujuh ABK disandera kelompok Abu Sayyaf. Baru pada 7 Agustus, dua ABK atas nama Muhammad Sofyan dan Ismail berhasil meloloskan diri. Sementara itu, pada 1 Oktober, 3 ABK lainnya Edi Suryo, Muhammad Mahbrur Dahri, dan Ferry Arifin juga berhasil dibebaskan.

’’Total tujuh ABK TB Charles yang diculik pada 20 Juni 2016 seluruhnya telah dibebaskan,’’ tegasnya.

Juru Bicara Komando Militer Mindao Barat Filemon Tan mengklaim, pembebasan tersebut terjadi karena pihak penyandera merasa tertekan oleh aksi militer Filipina Selatan.

’’Mereka membebaskan dua sandera Indoensia setelah ditekan dengan operasi nonstop.

 Selain itu, juga dengan bantuan dari MNLF (Moro National Liberation Front,’’ jelasnya.

Saat ini masih terdapat 4 WNI lainnya yang masih berada di tangan penyandera. Seluruhnya adalah nelayan yang bekerja di kapal-kapal ikan berbendera Malaysia. Mereka diculik di sekitar perairan Sabah selama periode November-Desember 2016.(bil/oki/jpg)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MESKI SANGAT TERPUKUL
Keluarga Habib Rizieq Tahu Risiko Perjuangan
Selasa, 30 Mei 2017 - 16:06 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Tim Pembela Ulama Dibentuk demi Ungkap Kebenaran
Selasa, 30 Mei 2017 - 16:02 wib
OPERASI MILITER MASIH TERJADI
16 WNI di Marawi Sulit Dievakuasi
Selasa, 30 Mei 2017 - 15:57 wib
KASUS CHAT PORNOGRAFI
Penetapan Tersangka Rizieq Bakal Picu Reaksi Umat Islam
Selasa, 30 Mei 2017 - 15:53 wib
TANPA TUNGGU PERMOHONANAN BANDING JPU
Mendagri: Pemberhentian Ahok Sudah Final
Selasa, 30 Mei 2017 - 15:49 wib
JANJIKAN UPAH PER JAM
Ramadan, Warga Saudi Cari PRT via Googling
Selasa, 30 Mei 2017 - 14:53 wib

Pemprov Pastikan Pasir Rupat Utara Terjaga
Selasa, 30 Mei 2017 - 13:58 wib
NASIONAL
Tahun Ajaran Baru, 74 Ribu Sekolah Terapkan K-13
Selasa, 30 Mei 2017 - 13:56 wib
Upaya Tim Pentashih Menjaga Alquran dari Kesalahan Tulis
Baca Berulang-ulang, Kadang Masih Ada Kesalahan
Selasa, 30 Mei 2017 - 13:53 wib
Dr Junaidi Wakil Rektor I Unilak
Imsak Media Sosial
Selasa, 30 Mei 2017 - 13:49 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Tahun Ajaran Baru, 74 Ribu Sekolah Terapkan K-13

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:56 WIB

Gunakan TNI Atasi Terorisme

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:35 WIB

Setor Uang, tapi Tidak Dapat Proyek

Selasa, 30 Mei 2017 - 13:33 WIB

Kampanyekan Bayar Zakat, Ketua MPR Kunjungi Baznas
CCTV Pelabuhan Harus Terintegrasi dengan Posko Dirjen Perhubungan Laut
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us