Wonderful Indonesia
DIDUGA LANGGAR PERDA 3/2002
Manager XP Game Center Jadi Tersangka
Sabtu, 05 November 2016 - 01:05 WIB > Dibaca 4593 kali Print | Komentar
Manager XP Game Center Jadi Tersangka
Kasatpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian didampingi Kasi Op Satpol PP Provinsi Riau Dendi Zulkhari saat memperlihatkan barang bukti hasil razia di XP Game Center.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Manager XP Game Center berinisial DS, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan izin gelangang permainan (gelper) yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru. Penetapan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Pekanbaru, Kamis (3/11/2016) malam.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zufahmi Adrian mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Polresta Pekanbaru bersama Polda Riau dan hasil pemeriksaan saksi-saksi, pihaknya menetapkan manager XP Game Center sebagai tersangka dalam pelanggaran jam operasional.

"Berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi dan hasil koordinasi kita dengan Polresta serta Polda Riau, maka Penyidik Satpol PP Pekanbaru, menetapkan Manager XP Game Central, berinsial DS sebagai tersangka," sebut Zulfami, Jumat (4/11/2016).

Kata Zulfahmi, pihaknya sudah menyelesaikan seluruh pemberkasan terkait kasus tersebut. Kini persoalan itu telah sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. "Perkaranya sudah kita serahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Kita tinggal menunggu jadwalnya sindangnya saja," paparnya.

Atas pelanggaran tersebut, maka tersangka DS terancam hukuman kurungan badan 3 sampai 6 bulan. Kemudian dendanya Rp5 juta sampai Rp50 juta. Lanjut Zulfahmi, pihaknya akan mempersiapkan sejumlah langkah-langkah yang nanti akan dilakukan apabila sudah ada keputusan di pengadilan. Mengenai langkah tersebut dirinya belum ingin memberitahukan. "Nanti akan ada rekomendasi yang kita buat setelah ada putusan pengadilan," jelasnya.

Ketika ditanya apakah ada tersangka selain kasus ini, Zulfahmi menyebutkan, tak ada tersangka lain, karena sejauh ini pihaknya hanya  menyeret tersangka tunggal saja, yakni manager Game Center Pekanbarun berinisial DS. "Tersangkan baru satu orang, itu managernya, belum ada tersangka lain, sepertinya ini tersangka tunggal saja,"imbuhnya

Sebelumnya, tim gabungan dari Polda Riau, TNI dan Satpol PP Provinsi Riau merazia dan menyegel Gelanggang Permainan (Gelper) XP Game Center yang berada di Jalan Sudirman, Senin (1/11/2016) malam. Penyegelan ini dilakukan karena gelper tersebut melanggar Perda No 3 tahun 2002 tentang jam operasional dan terindikasi ada unsur perjudian.

Kepala Bidang Operasional Satpol PP Provinsi Riau, Dendi Zulkhairi, menyebutkan razia yang dilakukan bersama Polda Riau dan TNI dalam rangka memberantas premanisme, kejahatan jalanan dan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru.

Razia dimulai sekitaran pukul 23.20WIB, tim gabungan lansung menuju gelper XP game center di Jalan Sudirman. Sampai di lokasi tersebut pihaknya mendapati arena permainan tersebut masih beroperasi, padahal sesuai Perda jam operasionalnya mulai pukul 08.00-17.00 WIB.

"Tadi malam, kita menggelar razia dan menyegel XP Game Center, karena melanggar jam operasional dan terindikasi ada unsur perjudian di sana," ujarnya kepada Riaupos.co, Rabu (2/11/2016) di kantor Satpol PP Kota Pekanbaru

Dalam razia tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa, uang tunai Rp 16 juta, 72 kantong berisikan koin, 80 lembar kupon undian, 10 lembar kertas rekapan, 150 lembar voucher cancel menang, 126 lembar voucher cancel dan uang tunai Rp 5 juta. Lalu dua KTP atas nama Yulia dan Ratih, beberapa mesin game, satu berkas izin usaha XP game serta tujuh orang yang bekerja di gelper tersebut.

"Barang bukti sudah kita amankan, mesin game masih disana tapi sudah kita police line, sementara untuk orang yang diamankan kita lepas, namun sudah didata. Apabila sewaktu-waktu dipanggil mereka bersedia untuk datang," paparnya.

Lanjut Dendi, adanya pelanggaran Perda di Gelper XP Game, maka pihaknya menyerahkan perkara ini kepada Satpol PP kota Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut. "Kita serahkan semua barang bukti ini kepada Satpol PP Kota Pekanbaru untuk diproses lebih lanjut." imbuhnya.

Penulis: Riri R Kurnia
Editor: Fopin A Sinaga

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
KASUS CHAT MESUM
Habib Rizieq Dinilai Hambat Penyidikan karena Tak Kunjung Kembali
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:30 wib
MENJADI INCARAN NOMOR SATU
Bertahan di Chelsea, Conte Tolak Pinangan Inter
Sabtu, 27 Mei 2017 - 18:00 wib
MENGAKALI PENYUSUNAN STANDAR LAPORAN KEUANGAN
Segini Jumlah Uang Hasil OTT KPK terhadap Irjen Kemendes dan Auditor BPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:45 wib
DIYAKINI BAKAL KEMBALI MAJU
CSIS Beberkan Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi 2019
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:30 wib
MENCAPAI RP150 RIBU/KILOGRAM
Harga Kembali Naik, DPR: Bawang Putih Selalu Bermasalah
Sabtu, 27 Mei 2017 - 17:15 wib
DIBENRTUK PT DKI JAKARTA
Banding Perkara Ahok Akan Dipimpin Majelis Hakim Imam Sungundi
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:55 wib
HARUS PUNYA ANGGOTA DPD
Kecuali Kaltara, Nasdem Sarankan Penambahan Jumlah Anggota DPR Ditunda
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:52 wib
TERKAIT PENYEGELAN RUANG
Anak Buah Terjaring OTT, Menteri Desa Tunggu Keterangan Resmi KPK
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:48 wib
BESUK KORBAN DI RS
Bom Kampung Melayu, Irjen Arief: Harus Sabar dan Yakin
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:32 wib
TERKAIT PENEMUAN PASPOR
Dugaan Adanya WNI dalam Pemberontakan ISIS di Filipina
Sabtu, 27 Mei 2017 - 16:27 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Pengangkatan PNS Tergantung Kebijakan Pusat

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:21 WIB

Revisi UU ASN Masih  Dianggap Wacana

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:20 WIB

Jangan Dilakukan Secara Sporadis

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:16 WIB

Cemas Menanti Revisi

Minggu, 05 Maret 2017 - 14:02 WIB

Satu Pelapor Minta Pengadilan Tolak Siaran Langsung Sidang Ahok
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us