Wonderful Indonesia
DERITA TRAGIS PENGUNGSI MENGGAPAI EROPA
Dunia, Lihatlah Tumpukan Mayat di Kapal Pengungsi Ini Terpaksa Diinjak!
Jumat, 07 Oktober 2016 - 14:15 WIB > Dibaca 13592 kali Print | Komentar
Dunia, Lihatlah Tumpukan Mayat di Kapal Pengungsi Ini Terpaksa Diinjak!
Tragis, mereka harus berjalan di sela dan bahkan menginjak mayat sesama pengungsi untuk keluar dari kapal saat diselamatkan.
ITALIA (RIAUPOS.CO) – Menghindar dari kecamuk di dalam negeri, ribuan pengungsi dari sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika menempuh berbagai cara agar dapat diangkut kapal menuju tanah harapan, Eropa.

Ya, penderitaan dan kesengsaraan pengungsi itu, seakan tak habis-habisnya. Mereka, terutama yang berasal dari Afrika, harus mempertaruhkan nyawa dalam kapal nelayan saat mengarungi Laut Mediterania. Gambar-gambar berikut memperlihatkan bagaimana hal-hal tragis yang mereka alami. Ini bukan cuplikan kisah fiksi, tapi nyata!

Gambar-gambar yang kami tampilkan ini adalah sebagian dari ribuan pengungsi yang dijejal di dalam kapal oleh penyelundup, hingga ada yang tewas karena lemas, kepanasan dan terhimpit.


Jenazah pengungsi diikat sedemikian rupa untuk dikeluarkan dari lambung kapal


Pekan ini, fotografer Aris Messinis, mengabadikan dengan airmata bagaimana kondisi pengungsi itu, di dalam sebuah kapal yang sedang dalam pelayaran dari Libya menuju Italia, yang terpaksa berjalan di sela-sela mayat sesama pengungsi, bahkan terpaksa menginjaknya, untuk keluar dari kapal ketika berhasil diselamatkan.


Pengungsi yang nyebur ke laut diselamatkan dengan perahu karet


Insiden tragis Selasa lalu, misalnya, dia menyaksikan  ada tumpukan sedikitnya 22 jenazah pengungsi di bawah geladak kapal. Namun sebenarnya, ada banyak lagi mayat dan setelah semua mayat dikeluarkan, diketahui jumlahnya adalah 28 sosok. Mereka tewas akibat lemas, desak-desakan, terhimpit di bagian bawah lambung kapal.

Messinis berada di atas Astral, kapal yang disewa NGO Spanyol, ProActiva Open Arms, untuk melakukan aksi penyelamatan pengungsi, ketika berpapasan dengan kapal nelayan membawa 1-1.000 pengungsi itu.

Seperti inilah di antara cara mereka menurunkan pengungsi anak-anak, dinanti oleh mereka yang sudah duluan berada di atas laut
.

Sepanjang pekan ini, pengawal pantai Italia menyelamatkan 6.000 pengungsi dari Afrika dan dalam satu kapal, ditemukan sembilan mayat termasuk seorang wanita hamil.

Ketika semua  kapal penjaga pantai Italia pulang ke pelabuhan membawa pengungsi, Astral terpaksa membantu pengungsi di atas kapal tersebut  sendirian, dibantu perahu karet yang didrop pesawat militer Spanyol.

Begitu saratnya pengungsi yang dijejal di kapal nelayan


Pengungsi di atas kapal tersebut berdesak-desakan keluar. Tidak sedikit yang terjun ke laut dan aksi penyelamatan oleh Astral yang dimulai sejak dinihari itu, baru berakhir ketika cuaca kembali berangsur gelap karena malam segera tiba.(Daily Mail/amzar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIPREDIKSI MENANG MUDAH
Lawan Kamboja, Timnas Tak Boleh Pandang Remeh
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:49 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Keras! Ini Kritik Din Syamsuddin ke K‎emenag Terkait First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:35 wib
BERTUJUAN MEMENANGKAN PERKARA
Kasus Suap Panitera PN Jaksel, KPK Bidik Keterlibatan Hakim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:28 wib
DILARANG BERTANDING LIMA LAGA
Asosiasi Sepakbola Spanyol Tolak Banding Madrid Terkait Kasus Ronaldo
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:14 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Belum Mainkan Coutinho, Klopp: Saya Tak Punya Masalah dengan Dia
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:00 wib
USUL FAHRI HAMZAH
Diminta Panggil Jokowi ke DPR, Ini Tanggapan Pansus Angket KPK
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:48 wib
SEORANG PELAKU DIAMANKAN
Sindikat Penjual Data Nasabah Berhasil Diungkap Bareskrim, Ini Harganya
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:32 wib
PLAY-OFF LIGA CHAMPIONS
Bek Liverpool Enggan Remehkan Hoffenheim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:25 wib
DINILAI SEBAGAI ISU LAMA
Terkait Desakan Penerbitan Perppu, KPK Akui Percaya Presiden
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:19 wib
TEPAT DI MOMEN HUT RI
Pembakar Umbul-umbul Merah Putih Ternyata Masih Remaja, Begini Reaksi Polri
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Nyala Hari Puisi Ini Pun Tak Akan Pernah Padam

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:08 WIB

Filosofi Hidup dalam Permainan Tradisi

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:03 WIB

Oppss! Ini Via Vallen Lho, Bukan Ayu Ting Ting atau Isyana Sarasvati...
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

Berkah dari Sang Penyengat

Minggu, 11 Juni 2017 - 10:59 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us