DERITA TRAGIS PENGUNGSI MENGGAPAI EROPA
Dunia, Lihatlah Tumpukan Mayat di Kapal Pengungsi Ini Terpaksa Diinjak!
Jumat, 07 Oktober 2016 - 14:15 WIB > Dibaca 11229 kali Print | Komentar
Dunia, Lihatlah Tumpukan Mayat di Kapal Pengungsi Ini Terpaksa Diinjak!
Tragis, mereka harus berjalan di sela dan bahkan menginjak mayat sesama pengungsi untuk keluar dari kapal saat diselamatkan.
ITALIA (RIAUPOS.CO) – Menghindar dari kecamuk di dalam negeri, ribuan pengungsi dari sejumlah negara Timur Tengah dan Afrika menempuh berbagai cara agar dapat diangkut kapal menuju tanah harapan, Eropa.

Ya, penderitaan dan kesengsaraan pengungsi itu, seakan tak habis-habisnya. Mereka, terutama yang berasal dari Afrika, harus mempertaruhkan nyawa dalam kapal nelayan saat mengarungi Laut Mediterania. Gambar-gambar berikut memperlihatkan bagaimana hal-hal tragis yang mereka alami. Ini bukan cuplikan kisah fiksi, tapi nyata!

Gambar-gambar yang kami tampilkan ini adalah sebagian dari ribuan pengungsi yang dijejal di dalam kapal oleh penyelundup, hingga ada yang tewas karena lemas, kepanasan dan terhimpit.


Jenazah pengungsi diikat sedemikian rupa untuk dikeluarkan dari lambung kapal


Pekan ini, fotografer Aris Messinis, mengabadikan dengan airmata bagaimana kondisi pengungsi itu, di dalam sebuah kapal yang sedang dalam pelayaran dari Libya menuju Italia, yang terpaksa berjalan di sela-sela mayat sesama pengungsi, bahkan terpaksa menginjaknya, untuk keluar dari kapal ketika berhasil diselamatkan.


Pengungsi yang nyebur ke laut diselamatkan dengan perahu karet


Insiden tragis Selasa lalu, misalnya, dia menyaksikan  ada tumpukan sedikitnya 22 jenazah pengungsi di bawah geladak kapal. Namun sebenarnya, ada banyak lagi mayat dan setelah semua mayat dikeluarkan, diketahui jumlahnya adalah 28 sosok. Mereka tewas akibat lemas, desak-desakan, terhimpit di bagian bawah lambung kapal.

Messinis berada di atas Astral, kapal yang disewa NGO Spanyol, ProActiva Open Arms, untuk melakukan aksi penyelamatan pengungsi, ketika berpapasan dengan kapal nelayan membawa 1-1.000 pengungsi itu.

Seperti inilah di antara cara mereka menurunkan pengungsi anak-anak, dinanti oleh mereka yang sudah duluan berada di atas laut
.

Sepanjang pekan ini, pengawal pantai Italia menyelamatkan 6.000 pengungsi dari Afrika dan dalam satu kapal, ditemukan sembilan mayat termasuk seorang wanita hamil.

Ketika semua  kapal penjaga pantai Italia pulang ke pelabuhan membawa pengungsi, Astral terpaksa membantu pengungsi di atas kapal tersebut  sendirian, dibantu perahu karet yang didrop pesawat militer Spanyol.

Begitu saratnya pengungsi yang dijejal di kapal nelayan


Pengungsi di atas kapal tersebut berdesak-desakan keluar. Tidak sedikit yang terjun ke laut dan aksi penyelamatan oleh Astral yang dimulai sejak dinihari itu, baru berakhir ketika cuaca kembali berangsur gelap karena malam segera tiba.(Daily Mail/amzar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT BANTUAN DARI POLRI
KPK Hanya Minta Penyidik Berpangkat AKP
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:16 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Ahli Psikologi UI Sebut Ahok Hanya Singgung Iklim Pilkada
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:07 wib
TERKAIT PENCEGAHAN KORUPSI
Kata DPR soal MoU Tiga Lembaga Penegak Hukum
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:03 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Hamka Haq Minta Penyelesaian Kasus Ahok dari Rekam Jejak
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:59 wib
MULAI 18 APRIL 2017
Liga 1 2017 Akan Dibuka Laga Persib Vs Arema
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:55 wib
TERKAIT KASUS KORUPSI
Andi Taufan Tiro Dituntut 13 Tahun Penjara
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:44 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
BAP Miryam saat Pemeriksaan di KPK Beredar, Ini Isinya
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:39 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Setiap Saksi Ahli Ahok Beri Keterangan 1,5 Jam demi Efisiensi
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:35 wib
DIUNGGAH OLEH AKUN PEMPROV DKI
Bareskrim Sudah Periksa Ahli dalam Kasus "Wifi Al-Maidah"
Rabu, 29 Maret 2017 - 18:59 wib
PENUHI TARGET TIGA EMAS
Pebulutangkis Indonesia Akan Maksimal di Sea Games dan Kejuaraan Dunia
Rabu, 29 Maret 2017 - 18:54 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Dulu Dipandang Sebelah Mata

Minggu, 26 Maret 2017 - 10:54 WIB

Pantai Steril Dua Jam Sebelum Raja Salman Mandi

Jumat, 10 Maret 2017 - 10:58 WIB

Tinggalkan Rumah Indah Mertua, Boyong Keluarga Kecil ke Rumah Sederhana
Air Sebagai Pertanda

Minggu, 05 Maret 2017 - 13:59 WIB

Dor..Dor..! Pistol Menyalak di Hutan Giam Siak

Selasa, 28 Februari 2017 - 16:17 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us