Wonderful Indonesia
CATATAN AKHIR PEKAN
Teori Konspirasi
Minggu, 04 September 2016 - 12:17 WIB > Dibaca 5047 kali Print | Komentar
Teori Konspirasi
Berita Terkait

Indeks Kebahagiaan



Banyak orang menganggap “Teori Konspirasi” hanyalah omong kosong orang-orang di warung kopi yang tak punya bukti dan cuma mengandalkan prasangka. Tapi, mengapa “teori” itu selalu muncul, terutama bila terkait pada kasus-kasus pemerintah yang tak pernah selesai. Pada 15 April 1989, 96 penggemar Liverpool tewas dalam kebakaran dan ratusan lainnya cedera ketika menonton semifinal Piala FA (Football Association) di stadion Hillsborough, Inggris. Pada 2012 sebuah penyelidikan menunjukkan bagaimana polisi membuat “langkah-langkah yang diperlukan” agar tak disalahkan atas tragedi itu. Hingga kini penyelidikan masih berlanjut dan bukti-bukti baru tentang usaha untuk menutup-nutupi itu bermunculan.

Munculnya kehebohan setelah ramai beredar di media sosial, foto kongkow perwira Polda Riau dengan bos perusahaan sawit menimbulkan kembali teori ini.  Dalam foto itu, ada bos dari PT Andika Pratama Sawit Lestari (APSL) perusahaan perkebunan sawit. Satu sisi, perusahaan kebun sawit ini dalam kondisi pernah disoal polisi terkait kebakaran lahan termasuk penyerobotan kawasan hutan untuk dijadikan kebun sawit. Di sisi lain mereka tampak akrab dalam foto-foto itu. Ini jelas bertentangan dengan pasal 10 ayat 2  poin g kode etik profesi kepolisisn RI no 7/2006. Dimana penyidik dilarang mengeluarkan ucapan/isyarat yang bertujuan meminta imbalan atas pelayanan yang diberikan. Foto kongkow-kongkow ini telah dibantah polisi bahwa pertemuan itu terjadi kebetulan saja. Intinya bukan disengaja.

Kembali ke asap. Tidak ada asap kalau tidak ada api. Api tidak terjadi sendiri. Ada yang sengaja membakar. Begitu kecurigaan BNPB Riau. Jadi sebenarnya siapa di balik asap yang terus menerus meneror Riau dari tahun ke tahun? Orang kuat? Bisa ya bisa tidak.  Ya, karena terjadi berulang-ulang. Tidak, bisa jadi bukan ada orang kuat tetapi uang yang ‘bermain’ sehingga api terus saja hidup dan memproduksi asap. Bisa jadi para cukong yang mengupah pembakar lahan berfikir bahwa penegakkan hukum di bidang bakar membakar ini tidak serius. Toh setelah diperiksa akhirnya bakal di SP 3 kan juga. Maka ya bakar saja. Boleh jadi itu menyebabkan persoalan asap ini tak pernah selesai.

Apapun alasannya asap di Riau memang menjengkelkan. Kontinyu tiap tahun. Pelaku tidak pernah kapok apalagi jera terhadap hukum. Ini benar-benar ironis. Seorang teman pernah bercerita ia punya keluarga yang bekerja di sebuah perusahaan yang kerjanya membuka hutan untuk diubah jadi kebun sawit. Tiap ke Pekanbaru saudaranya itu membawa dana yang banyak.  Ternyata biaya itu konon namanya biaya entertain untuk menservis orang-orang tertentu yang dianggap bisa memuluskan atau minimal tidak menghalangi kegiatan usaha mereka.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
PASCA-PENGUNGKAPAN 1 TON SABU
Geram! Buwas Ingin Para Bandar Narkoba Jadi Makanan Hiu
Selasa, 20 Februari 2018 - 21:00 wib

Pemenang Pesta Blanja Poin Telkomsel Periode 4 Diumumkan
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:35 wib
SEMPAT MENUAI POLEMIK
Pati Polri Dipastikan Tak Akan Jadi Pj Gubernur, Ini Penjelasan Wiranto
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:30 wib
TANGGAPI "NYANYIAN" NAZARUDDIN
Sejak 2007, Fahri Hamzah Ternyata Sudah Dibidik dalam Perkara Korupsi
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:20 wib
PASCA-PIALA PRESIDEN
Simak! Ini Klafirikasi Pria yang Dituduh Curi Medali Bambang Pamungkas
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:15 wib
23-25 FEBRUARI DI BALI
Gelar Rakernas Tertutup, PDIP Tentukan Capres-Cawapres
Selasa, 20 Februari 2018 - 20:00 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Penyerapan Tenaga Kerja di Era Jokowi-JK Rendah, Begini Komentar DPR
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:50 wib
PRETASI TERBESAR DALAM SEJARAH
Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai 2 Triliun, Buwas: Kualitas Nomor Satu
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:40 wib
TIBA 21 FEBRUARI BESOK
Tegas! Begini Pesan Amien Rais untuk Pemerintah Terkait Kepulangan Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:30 wib
BESOK TIBA DI TANAH AIR
Wiranto Lebih Tertarik Bicara Pilkada ketimbang Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 19:20 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Taklukkan Hati Lintas Generasi

Sabtu, 10 Februari 2018 - 10:36 WIB

Harus Dimulai dari Sekarang

Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:54 WIB

Organik Masa Depan Dunia Pertanian

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:49 WIB

Baja Sahabat Alam

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Terganjal karena Kepentingan?

Minggu, 24 September 2017 - 11:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us