Wonderful Indonesia
CATATAN AKHIR PEKAN
Teori Konspirasi
Minggu, 04 September 2016 - 12:17 WIB > Dibaca 4452 kali Print | Komentar
Teori Konspirasi
Berita Terkait

Air Sebagai Pertanda



Banyak orang menganggap “Teori Konspirasi” hanyalah omong kosong orang-orang di warung kopi yang tak punya bukti dan cuma mengandalkan prasangka. Tapi, mengapa “teori” itu selalu muncul, terutama bila terkait pada kasus-kasus pemerintah yang tak pernah selesai. Pada 15 April 1989, 96 penggemar Liverpool tewas dalam kebakaran dan ratusan lainnya cedera ketika menonton semifinal Piala FA (Football Association) di stadion Hillsborough, Inggris. Pada 2012 sebuah penyelidikan menunjukkan bagaimana polisi membuat “langkah-langkah yang diperlukan” agar tak disalahkan atas tragedi itu. Hingga kini penyelidikan masih berlanjut dan bukti-bukti baru tentang usaha untuk menutup-nutupi itu bermunculan.

Munculnya kehebohan setelah ramai beredar di media sosial, foto kongkow perwira Polda Riau dengan bos perusahaan sawit menimbulkan kembali teori ini.  Dalam foto itu, ada bos dari PT Andika Pratama Sawit Lestari (APSL) perusahaan perkebunan sawit. Satu sisi, perusahaan kebun sawit ini dalam kondisi pernah disoal polisi terkait kebakaran lahan termasuk penyerobotan kawasan hutan untuk dijadikan kebun sawit. Di sisi lain mereka tampak akrab dalam foto-foto itu. Ini jelas bertentangan dengan pasal 10 ayat 2  poin g kode etik profesi kepolisisn RI no 7/2006. Dimana penyidik dilarang mengeluarkan ucapan/isyarat yang bertujuan meminta imbalan atas pelayanan yang diberikan. Foto kongkow-kongkow ini telah dibantah polisi bahwa pertemuan itu terjadi kebetulan saja. Intinya bukan disengaja.

Kembali ke asap. Tidak ada asap kalau tidak ada api. Api tidak terjadi sendiri. Ada yang sengaja membakar. Begitu kecurigaan BNPB Riau. Jadi sebenarnya siapa di balik asap yang terus menerus meneror Riau dari tahun ke tahun? Orang kuat? Bisa ya bisa tidak.  Ya, karena terjadi berulang-ulang. Tidak, bisa jadi bukan ada orang kuat tetapi uang yang ‘bermain’ sehingga api terus saja hidup dan memproduksi asap. Bisa jadi para cukong yang mengupah pembakar lahan berfikir bahwa penegakkan hukum di bidang bakar membakar ini tidak serius. Toh setelah diperiksa akhirnya bakal di SP 3 kan juga. Maka ya bakar saja. Boleh jadi itu menyebabkan persoalan asap ini tak pernah selesai.

Apapun alasannya asap di Riau memang menjengkelkan. Kontinyu tiap tahun. Pelaku tidak pernah kapok apalagi jera terhadap hukum. Ini benar-benar ironis. Seorang teman pernah bercerita ia punya keluarga yang bekerja di sebuah perusahaan yang kerjanya membuka hutan untuk diubah jadi kebun sawit. Tiap ke Pekanbaru saudaranya itu membawa dana yang banyak.  Ternyata biaya itu konon namanya biaya entertain untuk menservis orang-orang tertentu yang dianggap bisa memuluskan atau minimal tidak menghalangi kegiatan usaha mereka.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIPREDIKSI MENANG MUDAH
Lawan Kamboja, Timnas Tak Boleh Pandang Remeh
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:49 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Keras! Ini Kritik Din Syamsuddin ke K‎emenag Terkait First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:35 wib
BERTUJUAN MEMENANGKAN PERKARA
Kasus Suap Panitera PN Jaksel, KPK Bidik Keterlibatan Hakim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:28 wib
DILARANG BERTANDING LIMA LAGA
Asosiasi Sepakbola Spanyol Tolak Banding Madrid Terkait Kasus Ronaldo
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:14 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Belum Mainkan Coutinho, Klopp: Saya Tak Punya Masalah dengan Dia
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:00 wib
USUL FAHRI HAMZAH
Diminta Panggil Jokowi ke DPR, Ini Tanggapan Pansus Angket KPK
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:48 wib
SEORANG PELAKU DIAMANKAN
Sindikat Penjual Data Nasabah Berhasil Diungkap Bareskrim, Ini Harganya
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:32 wib
PLAY-OFF LIGA CHAMPIONS
Bek Liverpool Enggan Remehkan Hoffenheim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:25 wib
DINILAI SEBAGAI ISU LAMA
Terkait Desakan Penerbitan Perppu, KPK Akui Percaya Presiden
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:19 wib
TEPAT DI MOMEN HUT RI
Pembakar Umbul-umbul Merah Putih Ternyata Masih Remaja, Begini Reaksi Polri
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Zero Tunggakan dengan Banyak Catatan

Minggu, 20 Agustus 2017 - 12:30 WIB

Riau Masih Rawan Korupsi

Minggu, 20 Agustus 2017 - 12:00 WIB

Penanganan Korupsi Masih Memakan Waktu Lama

Minggu, 20 Agustus 2017 - 11:57 WIB

Dukung Percepatan Visi Riau

Jumat, 11 Agustus 2017 - 11:40 WIB

28 Wasit Akan Pimpin Pertandingan Bolavoli Porprov

Selasa, 08 Agustus 2017 - 10:52 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us