Wonderful Indonesia
PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR PEKANBARU
Meretas Isolasi Kampung-kampung
Minggu, 28 Agustus 2016 - 15:31 WIB > Dibaca 4593 kali Print | Komentar
Meretas Isolasi Kampung-kampung
JALAN LINGKAR: Sejumlah masyarakat saat melewati jalan lingkar yang dibangun Pemko Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (26/8/2016).Foto M Akhwan/Riau Pos
Berita Terkait



Pembangunan sarana dan prasarana berupa jalan memang menjadi urat nadi yang diperlukan, terlebih di Kota Pekanbaru. Pembangunan jalan lingkar menjadi kata wajib dan harus dilakukan, mengapa? Karena selain bisa mengurai kemacetan disebabkan lalu lalang kendaraan dengan tonase besar juga akan bisa meretas isolasi kampung-kampung yang berada di pinggiran kota. Dampaknya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

(RIAUPOS.CO) - Debu beterbangan di panas yang terik, Jumat (26/8) siang kemarin. Lalu lalng truk menjadi penyebab beterbangannya debu-debu itu.  Memang jalan lingkar yang di bangun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru itu belum siap 100 persen, namun badan jalan itu sudah bisa dilewati baik dengan mengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bagi pengendara sepeda motor, terkadang mereka harus menutupi mulut dan hidung dengan menggunakan masker agar tidak terhirup debu-debu yang beterbangan itu. Walau sudah menjadi keseharian mereka melewati jalan itu, namun menjaga kesehatan tetap menjadi prioritas yang harus mereka lakukan.

‘’Tidak apa-apalah pak, kami hanya berharap semoga Pemko Pekanbaru segera menuntaskan pekerjaan pembangunan jalan ini. Biasalah kalau pekerjaan belum selesai kondisinya seperti ini, berdebu dan sangat mengganggu kami pengguna sepeda motor,’’ ujar seorang pengendara sepeda motor Roni Candra saat Riau Pos berkunjung dan melihat pembangunan jalan lingkar di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.

Roni yang memiliki kebun di kawasan itu mengatakan, pembangunan jalan lingkar ini sangat mereka dukung, terlebih dahulu kawasan ini sangat terisolasi sekali dan jauh dari kata pembangunan, padahal jika kawasan ini dikelola dengan baik dan akses jalannya dibangun dengan baik pula akan memudahkan masyarakat untuk menjual hasil kebunnya di kota.

‘’Kami sangat bersyukur sekali atas pembangunan jalan lingkar  ini, mengapa karena hasil perkebunan bisa kami bawa ke kota untuk dijual, kalau dahulu sangat susah karena kondisi jalannya sangat tidak mendukung sekali, kami hanya berharap pembangunan jalan ini segera dituntaskan,’’ ujarnya.

Pernyataan yang sama dilontarkan warga lainnya Rahmat Kurniawan. Menurutnya, kawasan Tenayan Raya ini harus dikembangkan dengan baik, hendaknya pembangunan tidak hanya di lakukan di kawasan tertentu saja seperti di Panam, Bukit Raya dan sebagainya. Di kawasan-kawasan itu sudah penuh, jangan di paksa lagi melakukan pembangunan.

‘’Mungkin dengan terbangunnya jalan akses berupa jalan lingkar ini akan banyak investor yang berminat menanamkan investasinya dengan mengembangkan kawasan Tenayan Raya menjadi kawasan yang lebih maju lagi,’’ ujarnya.

Dia yakin, jika pembangunan jalan lingkar dan pembangunan pusat perkantoran Pemko Pekanbaru selesai dibangun kawasan ini akan berkembang pesat, tidak terisolasi seperti dulu lagi. ‘’Kalau dulu kami sangat susah sekali, untuk membawa hasil perkebunan ke kota guna dijual sangat susah karena jalan akses itu sangat tidak memungkinkan,’’ ujarnya.

Kebijakan-kebijakan seperti ini dengan membuka isolasi kam­pung-kampung yang ada yang harus didukung oleh siapapun, sebab jika suatu kampung isolasinya bisa diretas maka kampung itu akan berkembang dengan baik dan tentunya akan membawa efek domino berupa kesejahteraan masyarakatnya.

‘’Efek dari pembangunan jalan lingkar ini pasti ada. Masyarakat akan mudah membawa hasil per­kebunannya ke kota guna dijual, karena hasil dagangannya laku terjual tentu akan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat. Karenanya kami sangat mendukung kebijakan yang dilakukan Pemko Pekanbaru yang berpihak kepada rakyat seperti pembangunan jalan ini,’’ ujarnya.

Sangat Membantu

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya mengurai kemacetan di tengah kota, dengan mempercepat pembangunan jalan lingkar di pinggiran kota. Di antaranya untuk pembangunan jalan lingkar dari Jalan Lintas Timur menuju ke Jalan Badak, Kecamatan Tenayanra­ya dengan panjang 3,6 Km. Kemudian juga bakal dilanjutkan pembangunan jalan lingkar dari jembatan Siak V Tebingtinggi Okura menuju Jalan Tol Pekanbaru Dumai dengan panjangnya 12,5 Km.

Berbagai pernyataan masyarakat terkait  rencana pembangunan jalan lingkar yang dilakukan Pemko Pekanbaru tersebut. Seperti disampaikan Dodi Susanti pemilik tanah yang teletak di tepi jalan dengan lebar 70 meter kepada Riau Pos.

Bahwa upaya pemerintah tersebut sangat membantu masyarakat. ‘’Kami malah senang tak dilakukan ganti rugi sebab lahan atau tanah kami tak hilang. Kan semua tahu kalau tanah kita berada di tepi jalan koridor atau jalan protokol akan ada harga,’’ jelas Susanti.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DAPAT PERHATIAN KHUSUS
Tak Ingin Ada Konflik di Pemilu 2019, Kapolri Ambil Langkah Ini
Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:00 wib
UNTUK NAIKKAN ELEKTABILITAS
Isu Pribumi Harus Terus Dimainkan Anies? Ini Penjelasan Pengamat
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:45 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Pengamat Ungkap Tiga Tokoh yang Berpeluang Bertarung di Pilpres 2019
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:30 wib
MASUKI TAHUN POLITIK
Fahri Tantang Prabowo Segera Deklarasi Sebagai Capres, Alasannya...
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:15 wib
SAMBUT BAIK USAHA PEMBERANTASAN KORUPSI
Terkait Pembentukan Densus Tipikor, Begini Sikap MUI
Kamis, 19 Oktober 2017 - 20:00 wib
MASA JABATAN BERAKHIR
Akhir Tahun Ini, KPK Kembalikan Dua Penyidik dari Polri
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:30 wib
SOAL ISTILAH PRIBUMI
Mabes Polri Pastikan Kaji Semua Laporan Terkait Pidato Anies
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:20 wib
PASCA-PEMBUBARAN
HTI Jelaskan Khilafah di DPR karena Merasa Dizalimi Pemerintah
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:10 wib
UNTUK SATU POSTINGAN INSTAGRAM
Soal Endorse Rp100 Juta, Syahrini Akui Hanya Bercanda
Kamis, 19 Oktober 2017 - 19:00 wib
PILPRES 2019
Saingi Jokowi, Apa yang Sudah Diperbuat Prabowo?
Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Harus Dimulai dari Sekarang

Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:54 WIB

Organik Masa Depan Dunia Pertanian

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:49 WIB

Baja Sahabat Alam

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Terganjal karena Kepentingan?

Minggu, 24 September 2017 - 11:22 WIB

 Tidak Ada Intimidasi

Minggu, 24 September 2017 - 11:18 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us