Wonderful Indonesia
TANGGAAN KABUPATEN/KOTA TERKAIT FDS
Dari Mendukung hingga Menolak
Minggu, 14 Agustus 2016 - 14:57 WIB > Dibaca 3532 kali Print | Komentar
Dari Mendukung hingga Menolak
Sejumlah anak-anak di Desa Sungai Buluh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membantu orangtua memisahkan udang dan ikan di salah satu tempat penampung ikan di daerah tersebut belum lama ini. Bagi sebagian anak-anak membantu orangtua setelah usai sekolah menjadi kewajiban, jika wacana full day school dilaksanakan tentu akan mengganggu aktivitas kerja anak-anak ini. Foto Gema Setara/Riau Pos
Gagasan atau wacana  sekolah satu hari penuh (full day school) di Riau mendapat tanggapan beragam dari kabupaten/kota di Riau. Masing-masing daerah ada yang mendukung wacana itu dan ada pula yang dengan tegas menolak. Baik yang mendukung maupun yang menolak itu punya alasan tersendiri. Berikut tanggapan sejumlah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) kabupaten/kota di Riau.

(RIAUPOS.CO) - Sekitar lima tahun silam, Kabupaten Kampar pernah melaksanakan uji coba full day school untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di sejumlah sekolah negeri. Namun hal itu tidak berlangsung lama dan tidak berlanjut.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kampar Dr H Nasrul MPd melalui Kabid Pendidikan Menengah Tinggi (Dikmenti) Abu Nawas MPd kepada Riau Pos, Jumat (12/8).

Dijelaskannya, tidak dilanjutkannya uji coba full day school tersebut karena  beberapa hal, antara lain sarana prasarana yang masih perlu ditingkatkan serta masalah ekonomi wali murid. “Kalau sekolah seharian penuh, anak-anak tentu membawa bekal lebih dan uang jajan lebih dari biasanya,’’ ujarnya.

Hal inilah yang menjadi beratnya penerapan sekolah seharian tersebut. ‘’Namun demikian, lanjutnya, bila pemerintah pusat memutuskan untuk menerapkan full day school tentunya Dinas P dan K Kampar juga harus siap dengan segala konsekuensinya,’’ ucapnya.

Abu Nawas menambahkan anak-anak sekolah negeri di Kabupaten Kampar pada siang hari mengikuti kegiatan belajar di MDA dan TPA. Tentunya, kegiatan MDA dan TPA akan berpengaruh bila full day school diterapkan. “Bila dilihat dari segi jumlah guru, tidak ada masalah. Hanya saja tentu biaya operasional yang harus dikeluarkan guru setiap hari akan lebih dari biasanya,’’ujarnya.

Inhu Belum Bisa

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sejauh ini belum bisa menjalankan program full day school. Sebab, sarana dan prasarana untuk pelaksanaan kegiatan itu belum memadai. Namun demikian, Pemkab Inhu mendukung untuk pelaksanaannya yang sempat diprogramkan  Mendikbud.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Akhir Tahun, Realisasi APBD Diatas 80 Persen
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:25 wib

Himapentika Universitas Riau Belajar ke Riau Pos
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:22 wib
ROHIL
Kementerian Desa Respon Usulan Rohil
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:22 wib

Canadian Ambassador Kunjungi PCR Terkait PEDP
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:20 wib

Petugas Bandara Harus Jeli
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:17 wib
SELATPANJANG
Karantina Amankan 424 Kg Buah Ilegal
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:15 wib

DPRD Bentuk Pansus Bahas 7 Ranperda Retribusi
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:14 wib
TEMBILAHAN
Jelang Natal, Peredaran Miras Diperketat
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:13 wib
PEKANBARU
DAK BOKB Riau 2018 Capai Rp51,8 Miliar
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:13 wib

Pretzel, si Kue Gurih Manis Asal Eropa
Kamis, 14 Desember 2017 - 09:12 wib
Cari Berita
Liputan Khusus Terbaru
Harus Dimulai dari Sekarang

Minggu, 01 Oktober 2017 - 13:54 WIB

Organik Masa Depan Dunia Pertanian

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:49 WIB

Baja Sahabat Alam

Minggu, 01 Oktober 2017 - 12:40 WIB

Terganjal karena Kepentingan?

Minggu, 24 September 2017 - 11:22 WIB

 Tidak Ada Intimidasi

Minggu, 24 September 2017 - 11:18 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us