Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA OLEH SEMPALAN ABU SAYYAF
WNI Jadi Korban Penyanderaan Lagi, Ini Kata DPR
Senin, 08 Agustus 2016 - 17:42 WIB > Dibaca 264 kali Print | Komentar
WNI Jadi Korban Penyanderaan Lagi, Ini Kata DPR
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kelompok perompak yang berafiliasi dengan Abu Sayyaf kembali menculik Warga Negara Indonesia (WNI). Kapten kapal nelayan asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, bernama Herman Mango (30), menjadi korban dalam insiden tersebut.

Rabu (3/8/2016), dia diculik di perairan Kinabatangan, Sabah, Malaysia. Diketahui, kapal tersebut mengangkut tiga orang. Hanya saja, dua ABK yang diketahui bernama Aryanto Basrun (22) dan Muhamadin Ratin (26) dibebaskan kelompok perompak itu. Keduanya berkewarganegaraan Malaysia.

Menurut anggota Komisi I DPR Hidayat, Nur Wahid, kejadian itu menantang negara untuk membuktikan kedaulatannya. Indonesia sebagai negara berdaulat, katanya, harus melindungi seluruh warga dan bangsanya.

"Kalau negara kita negara berdaulat melindungi rakyatnya, maka pihak lain pada akhirnya akan menghormati kita," ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Lebih jauh, ia pun mempertanyakan soal kerja sama patroli tiga negara antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang diratifikasi beberapa waktu lalu. "Kalau sudah disepakati, tapi nggak berjalan, lalu jadi korban lagi, sangat selayaknya pemerintah lakukan lobi efektif, " tegas Hidayat.

Ia pun berharap agar kesepakatan itu segera dilaksanakan. Pasalnya, jika dibiarkan terus berlarut tanpa adanya patroli di wilayah tersebut, dimungkinkan korban penculikan akan bertambah. "Kesepakatan harus dilaksanakan. Kawasan itu nggak bertuan. Kalau dibiarkan, mereka semakin nyaman lakukan kejahatan," pungkasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KASUS E-KTP
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan
Senin, 20 November 2017 - 20:30 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 20:20 wib
RESMI DITAHAN KPK
Golkar Tarik Setya Novanto dari Kursi Ketua DPR di Rapat Pleno
Senin, 20 November 2017 - 20:10 wib
AKUI KETERLIBATAN DALAM PROYEK E-KTP
Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Senin, 20 November 2017 - 20:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Pengamat Ungkap Alasan KPK Berani Tangkap Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:50 wib
BERSAKSI UNTUK TERDAKWA ANDI NAROGONG
Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
Senin, 20 November 2017 - 19:30 wib
RESMI DITAHAN KPK
Tiga Pimpinan Parpol yang Jadi Pesakitan Sebelum Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:20 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Ternyata, Ini Alasan KPK Berani Jebloskan Setnov ke Tahanan
Senin, 20 November 2017 - 19:10 wib
HILMAN LUPA KECEPATAN MOBIL
Polisi Minta Keterangan Toyota untuk Usut Kecelakaan Setya Novanto
Senin, 20 November 2017 - 19:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Soal Penahanan Setnov, Ketum Hanura Kecewa Korupsi Masih Terjadi
Senin, 20 November 2017 - 18:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Lawan KPK, Setya Novanto Gandeng Otto Hasibuan

Senin, 20 November 2017 - 20:30 WIB

Nazaruddin Yakin Ganjar Terima Uang Proyek e-KTP

Senin, 20 November 2017 - 20:20 WIB

Bersiaplah! Jika Setnov "Bernyanyi", Jagat Politik Nasional Berguncang
Pengamat Ungkap Alasan KPK Berani Tangkap Novanto

Senin, 20 November 2017 - 19:50 WIB

Begini Jawaban Nazaruddin saat Ditanya soal Pembagian Uang Korupsi e-KTP
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us