Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
DIDUGA OLEH SEMPALAN ABU SAYYAF
WNI Jadi Korban Penyanderaan Lagi, Ini Kata DPR
Senin, 00 0000 - 00:00 WIB > Dibaca 157 kali Print | Komentar
WNI Jadi Korban Penyanderaan Lagi, Ini Kata DPR
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kelompok perompak yang berafiliasi dengan Abu Sayyaf kembali menculik Warga Negara Indonesia (WNI). Kapten kapal nelayan asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, bernama Herman Mango (30), menjadi korban dalam insiden tersebut.

Rabu (3/8/2016), dia diculik di perairan Kinabatangan, Sabah, Malaysia. Diketahui, kapal tersebut mengangkut tiga orang. Hanya saja, dua ABK yang diketahui bernama Aryanto Basrun (22) dan Muhamadin Ratin (26) dibebaskan kelompok perompak itu. Keduanya berkewarganegaraan Malaysia.

Menurut anggota Komisi I DPR Hidayat, Nur Wahid, kejadian itu menantang negara untuk membuktikan kedaulatannya. Indonesia sebagai negara berdaulat, katanya, harus melindungi seluruh warga dan bangsanya.

"Kalau negara kita negara berdaulat melindungi rakyatnya, maka pihak lain pada akhirnya akan menghormati kita," ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Lebih jauh, ia pun mempertanyakan soal kerja sama patroli tiga negara antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang diratifikasi beberapa waktu lalu. "Kalau sudah disepakati, tapi nggak berjalan, lalu jadi korban lagi, sangat selayaknya pemerintah lakukan lobi efektif, " tegas Hidayat.

Ia pun berharap agar kesepakatan itu segera dilaksanakan. Pasalnya, jika dibiarkan terus berlarut tanpa adanya patroli di wilayah tersebut, dimungkinkan korban penculikan akan bertambah. "Kesepakatan harus dilaksanakan. Kawasan itu nggak bertuan. Kalau dibiarkan, mereka semakin nyaman lakukan kejahatan," pungkasnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT PRESIDENTIAL THRESHOLD 0 PERSEN
Pantang "Walk Out, Demokrat Siap Voting
Kamis, 20 Juli 2017 - 21:00 wib
PASCA-100 HARI PENYERANGAN
Begini Harapan Istri Novel Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:45 wib
TERBUKTI MELALUKAN KORUPSI
Ratu Atut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Terkait Korupsi Alkes
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:30 wib
YAKINI MASIH ADA PIHAK LAIN
Fakta Persidangan e-KTP Belum Lengkap, Begini Tanggapan JPU KPK
Kamis, 20 Juli 2017 - 20:15 wib
TERKAIT IDEOLOGI KHILAFAH
MUI Sarankan Pemerintah Bawa Persoalan HTI ke Pengadilan
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:52 wib
WASPADAI ADANYA POLITIK UANG
Instruksi SBY soal RUU Pemilu Beredar, Begini Tanggapan Kader Demokrat
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:48 wib
PERCAYA DIRI USAI IMBANGI THAILAND
Jumpa Indonesia, Timnas Mongolia Targetkan Poin Penuh
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:41 wib
HASIL KORUPSI IRMAN DAN SUGIHARTO
Tiga Anggota DPR Ini Disebut Ikut Nikmati Uang e-KTP
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:36 wib
DARI ALASAN KEAMANAN HINGGA KEAGAMAAN
Masih Jadi Polemik, Ini Kata MUI soal Imunisasi
Kamis, 20 Juli 2017 - 19:32 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Begini Harapan Istri Novel Terkait Kasus Penyiraman Air Keras
Ratu Atut Divonis 5 Tahun 6 Bulan Terkait Korupsi Alkes
Fakta Persidangan e-KTP Belum Lengkap, Begini Tanggapan JPU KPK
Tiga Anggota DPR Ini Disebut Ikut Nikmati Uang e-KTP
KPK Sambut Baik Pembentukan Densus Antikorupsi

Kamis, 20 Juli 2017 - 19:14 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us