Wonderful Indonesia
ANAK INDONESIA DI MANCHESTER CITY
Penggemar Juventus, Bekerja untuk Manchester Biru
Rabu, 03 Agustus 2016 - 17:16 WIB > Dibaca 6566 kali Print | Komentar
Penggemar Juventus, Bekerja untuk Manchester Biru
Hanif Thamrin saat berada di Etihad Stadium, Manchester. Hanif adalah salah seoran staf media Manchester City satu-satunya dari Indonesia. (DOK PRIBADI)
Pemuda asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini, menjadi satu-satunya orang Indonesia yang bekerja untuk klub kaya Inggris, Manchester City. Dia menjadi staf media internal City. Ia baru saja meluncurkan buku Pemburu di Manchester Biru. Seperti apa sosoknya?

Laporan Fajar Rillah Vesky (Payakumbuh)

LAMA bermukim di Inggris, tidak membuat Hanif Thamrin kagok berbahasa Minang. “Ambo Hanif Da. Anak mandiang Pak Thamrin Manan. (Saya Hanif Bang. Putra mendiang Thamrin Manan, red),” kata Hanif dengan dialek khas Payakumbuh kepada Padang Ekspres (Riau Pos Group), belum lama ini.

Thamrin Manan yang dimaksud Hanif adalah mantan Kepala Pengadian Negeri Jambi yang banting stir menjadi advokad dan politisi. Semasa hidupnya, Thamrin ikut mendirikan Yarsi Sumbar yang menaungi Rumah Sakit Ibnu Sina. Thamrin juga tercatat sebagai pendiri YPI Raudhatul Jannah Payakumbuh yang mengelola TK, SD, SMP, dan SMA.

Hanif  lahir dari pernikahan Thamrin Manan dengan Hj Erlaini, pada 31 Maret 1986, merupakan sosok yang ramah pada semua orang. Sekali pun baru dikenalnya.

“Saya sudah dua tahun bekerja di Manchester City. Di sana, banyak suka-dukanya,” ujar Hanif yang sedang berada di Payakumbuh, Sumbar. Hanif pulang kampung untuk menghadiri bedah bukunya di Taman Wisata Ngalau Indah.

Buku berjudul Pemburu di Manchester Biru itu diterbitkan Gramedia Pustaka Utama, Juli lalu. Buku setebal 152 halaman ini, berisi pengalaman Hanif sebagai satu-satunya orang Indonesia yang bekerja di Manchester City.

Di klub sepakbola terkaya keenam dunia versi Deloitte Money League 2016 tersebut, Hanif berperan bukan seperti Sergio Aguero, David Silva, atau Kevin de Bruyne yang setiap hari berlatih bareng Yaya Toure dan Pep Guardiola. Sebaliknya, Hanif bekerja di City sebagai tim media.

Jamak diketahui, klub-klub profesional di dunia, tidak hanya memiliki stadion sepakbola nan megah dan akademi sepakbola yang kuat. Tapi, juga punya tim media yang hebat. Tim media inilah yang mengurus segala tetek-bengek pemberitaan tim. Peran itulah yang dimainkan Hanif setiap harinya di Manchester City.

Di klub sepakbola milik Syeikh Mansour, milioner dari Uni Emirat Arab tersebut, Hanif dipercaya sebagai produser konten berita international. Ia bertanggung jawab menyalin dan menerjemahkan konten berita dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Di samping itu, Hanif menulis konten berita untuk MCFC Situs Web dan aplikasi mobile. Hanif juga mengembangkan keterlibatan berita lewat media sosial dan menghasilkan acara tv bulanan untuk CityTV (stasiun televisi milik Manchester City).

Segala pekerjaan Hanif tentu tidaklah mudah. Menuntut profesionalitas dan dedikasi. Maka, tak heran seorang "Chappy" Les Chapman, presenter CityTV yang biasa memandu lagu Manchester City, menyebut Hanif sebagai sosok pria yang benar.

“Saya mendapat kehormatan dan kesenangan bekerja dengan dia di Manchester City. Saya masih merindukan persahabatan dan kebahagiaan yang disediakan untuk semua pada Manchester,” tulis Chappy, dalam testimoni Pemburu di Manchester Biru.

Pernah Jadi Tukang Cuci

Sebelum bekerja di Manchester City, Hanif sempat bekerja sebagai tukang cuci mobil di London, bersama dua saudara asal Bulgaria. Bukan cuma itu, Hanif yang merupakan saudara sepupu Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi Dt Rajo Ka Ampek Suku, pernah pula menjadi kuli angkut.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
RESMI JADI KADER
Elektabilitas Prabowo Dibebankan kepada Ahmad Dhani? Ini Kata Gerindra
Kamis, 18 Oktober 2017 - 21:00 wib
REGISTRASI SIM CARD PRABAYAR
Unik, Kemenkominfo Gunakan Ibu "Pengabdi Setan" untuk Pemberitahuan
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:45 wib
TIMBULKAN PRO DAN KONTRA
Belum Bersikap, Mendagri Pelajari Teks Pidato Anies Singgung Pribumi
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:30 wib
JADI PERTIMBANGAN
Tolak Pembentukan Densus Antikorupsi, JK Diyakini Sudah Tanya Menteri
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:15 wib
PILIH LIBURAN KE LABUAN BAJO
Djarot Tak Hadir Sertijab, Pengamat: Kelihatan Panggung Aslinya
Kamis, 18 Oktober 2017 - 20:00 wib
HASIL SURVEI MEDIAN
Ternyata, Prabowo Jadi Pilihan Konstituen Parpol Pendukung Pemerintah
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:40 wib
BUTUH WAKTU 27 MENIT
Denmark Open, Tunggal Putra Indonesia Melaju ke Babak Kedua
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:30 wib
SIRATKAN KETIDAKSETUJUAN
Jusuf Kalla Dikritik Fahri Hamzah Terkait Densus Tipikor
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:20 wib
PERNAH IKUT KONVENSI DEMOKRAT
Mungkinkah Anies Berambisi Maju Pilpres 2019? Ini Kata Pengamat
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:10 wib
PANDANGAN PENGAMAT
Anies Berpeluang Diusung Tiga Partai Ini di Pilpres 2019
Kamis, 18 Oktober 2017 - 19:00 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Setiap Hari dapat Kiriman Air Limbah

Minggu, 10 September 2017 - 13:34 WIB

Nyala Hari Puisi Ini Pun Tak Akan Pernah Padam

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:08 WIB

Filosofi Hidup dalam Permainan Tradisi

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:03 WIB

Oppss! Ini Via Vallen Lho, Bukan Ayu Ting Ting atau Isyana Sarasvati...
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini