ROKAN HILIR
Bakar Tongkang, Kearifan Lokal yang Mendunia
Rabu, 22 Juni 2016 - 16:43 WIB > Dibaca 2569 kali Print | Komentar
Bakar Tongkang, Kearifan Lokal yang Mendunia
Advertorial Rokan Hilir
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) - Hujan turun membasahi permukaan jalan, Selasa (21/6/2016) siang. Awalnya hanya gerimis, tapi guyuran semakin deras. Sebagian anak-anak di sekitaran areal Bakar Tongkang, Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, tampak berlarian mencari tempat berteduh.

Namun kondisi ini tak memberikan pengaruh pada peserta dan arak-arakan yang mengular. Semuanya tetap berjalan dengan teratur. Dimulai dari depan Klenteng Ing Hok King di Jalan Klenteng, barisan peserta ritual bergerak menempuh perjalanan menuju ke titik pembakaran replika Tongkang.

Hujan memang menjadi pemandangan yang tak biasa, mengingat sepanjang digelarnya event Bakar Tongkang yang menjadi ciri khas kota Bagansiapiapi itu, baru kali ini kejadiannya peserta Bakar Tongkang mesti basah kuyup.

Biasanya cuaca terik, ditambah dengan adanya asap yang berasal ribuan hio yang dibakar yang dibawa peserta, hingga membuat keadaan sekitar terasa panas.
 
Dalam curahan hujan kali ini dan perjalanan beberapa kilometer menuju ke titik pembakaran replika Tongkang, sepertinya dinikmati benar oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah dan negara.

Sekitar pukul 15.00 WIB, peserta bergerak dengan rute lurus di Jalan Perniagaan. Sementara terpisah rombongan bupati Rokan Hilir, H Suyatno, Forkompimda, Dispora Riau, Danrem dan pihak terkait juga bergerak dari rute berbeda. Mulai dari depan mess Pemkab di Jalan Perwira.

Sekitar pukul 15.30 WIB, rombongan bupati ini tiba di lokasi acara, sementara peserta dari berbagai elemen bergantian memasuki lokasi acara.

Mulai dari pemuka agama Tionghoa, perwakilan dari sejumlah klenteng, diikuti kelompok drum band, barongsai, bahkan perwakilan kesenian rakyat Kuda Lumping pun turut meramaikan.

Agaknya, sangat tepat bila dikatakan harmonisasi antarsuku adalah nama lain dari kota Bagansiapiapi. Ibukota kabupaten Rohil ini memang terbilang unik. Sejak dulu kota ini terkenal sebagai penghasil ikan terbesar dunia setelah Norwegia namun wilayah administratif kota Bagansiapiapi masih perlu ditegaskan.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT BANTUAN DARI POLRI
KPK Hanya Minta Penyidik Berpangkat AKP
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:16 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Ahli Psikologi UI Sebut Ahok Hanya Singgung Iklim Pilkada
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:07 wib
TERKAIT PENCEGAHAN KORUPSI
Kata DPR soal MoU Tiga Lembaga Penegak Hukum
Rabu, 29 Maret 2017 - 20:03 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Hamka Haq Minta Penyelesaian Kasus Ahok dari Rekam Jejak
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:59 wib
MULAI 18 APRIL 2017
Liga 1 2017 Akan Dibuka Laga Persib Vs Arema
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:55 wib
TERKAIT KASUS KORUPSI
Andi Taufan Tiro Dituntut 13 Tahun Penjara
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:44 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
BAP Miryam saat Pemeriksaan di KPK Beredar, Ini Isinya
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:39 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Setiap Saksi Ahli Ahok Beri Keterangan 1,5 Jam demi Efisiensi
Rabu, 29 Maret 2017 - 19:35 wib
DIUNGGAH OLEH AKUN PEMPROV DKI
Bareskrim Sudah Periksa Ahli dalam Kasus "Wifi Al-Maidah"
Rabu, 29 Maret 2017 - 18:59 wib
PENUHI TARGET TIGA EMAS
Pebulutangkis Indonesia Akan Maksimal di Sea Games dan Kejuaraan Dunia
Rabu, 29 Maret 2017 - 18:54 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Dulu Dipandang Sebelah Mata

Minggu, 26 Maret 2017 - 10:54 WIB

Pantai Steril Dua Jam Sebelum Raja Salman Mandi

Jumat, 10 Maret 2017 - 10:58 WIB

Tinggalkan Rumah Indah Mertua, Boyong Keluarga Kecil ke Rumah Sederhana
Air Sebagai Pertanda

Minggu, 05 Maret 2017 - 13:59 WIB

Dor..Dor..! Pistol Menyalak di Hutan Giam Siak

Selasa, 28 Februari 2017 - 16:17 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us