Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Buku >>
RESENSI BUKU
Jepang dan G30S 1965
Minggu, 12 Juni 2016 - 01:46 WIB > Dibaca 5730 kali Print | Komentar
Jepang dan G30S 1965
Salah satu babak kelam sejarah Indonesia adalah peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965 yang selalu menjadi kontroversi dalam perjalanan Ibu Pertiwi ini berdiri. G30S 1965 sepertinya menjadi salah satu episode sejarah bangsa ini yang selalu menyita perhatian dari berbagai kalangan yang memiliki kepedulian besar terhadap eksistensi negeri besar ini dan generasi yang akan datang.

Buku-buku yang berbicara mengenai G30S 1965 yang beredar secara bebas sejak zaman reformasi biasanya mengambil sudut pandang terlibatnya negara-negara barat yang diindikasikan secara kuat turut bermain dalam pusaran G30S 1965 seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Australia yang menyebabkan Bung Karno terjungkal dari singgasana kepresidenannya.

Buku yang ditulis dengan penelitian serius plus jenius oleh Aiko Kurasawa ini mengambil sudut pandang yang berbeda dari buku-buku sejenis yang ada. Aiko mengambil perspektif dari Jepang pada peristiwa G30S 1965. Aiko sendiri dikenal sebagai Indonesianis (ahli Indonesia) asal Jepang yang berbagai judul buku dan artikelnya terkait sejarah Indonesia dapat ditemukan terutama yang berhubungan pada masa kepemimpinan Bung Karno dan kekuasaan Soeharto.

Karya Aiko ini bisa dikatakan memiliki bahasa yang mudah untuk dicerna walaupun menggunakan sumber-sumber yang salah satunya mengambil dari arsip-arsip Kementerian Luar Negeri Jepang yang sudah dapat dipublikasikan kepada publik secara bebas demi kepentingan luas, termasuk kepentingan akademik. Apalagi Aiko juga menggunakan buku dan artikel untuk penelitian serta penulisan buku ini dari sumber Jepang sendiri sehingga tentu saja hal ini semakin memperkaya buku-buku yang sudah ada mengenai peristiwa G30S 1965.

Ada satu hal yang sangat menarik untuk dikutip dari karya Aiko terkait wajah Jepang. Jepang selalu menampilkan wajah ganda (halaman 55): wajah yang pertama adalah sebagai salah satu negara Asia. Wajah yang lain adalah sebagai kolega dan partner dari kekuatan-kekuatan besar Barat. Di sekitar pertengahan 1950-an ketika diundang untuk menghadiri KAA Bandung, Jepang masih menampilkan sosok dirinya sebagai anggota bangsa-bangsa Asia dengan menunjukkan simpati untuk nasionalisme guna memerangi kekuatan-kekuatan imperialis Barat, sekalipun dalam banyak hal lain Jepang secara pasti merupakan pengikut setia Amerika.

Buku yang sangat layak untuk dimiliki oleh para pecinta sejarah terutama yang berkorelasi erat dengan kontroversi G30S 1965 ini memiliki 7 BAB yang satu dengan lainnya memiliki hubungan kuat. Salah satu yang perlu dikaji secara mendalam dan ditelaah secara kritis adalah BAB 5 (hlm. 105-133), “G30S dalam pandangan mata Dewi Soekarno”. Dewi yang bernama asli Naoko Nemoto merupakan istri dari Soekarno yang berasal dari Jepang dan berbagai kesaksian serta pengakuan Dewi tentu menjadi luar biasa penting karena ia berada dalam lingkaran dekat Soekarno ketika G30S 1965 terjadi.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAK PERLU DIHUKUM PENJARA
Dhawiya Memang Pengguna Narkoba, Kuasa Hukum Sarankan Rehabilitasi
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:45 wib
DATANG KE BANDARA SOETTA
Pendukung Tak Kecewa meski Habib Rizieq Batal Pulang ke Indonesia
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:35 wib
BATAL PULANG KE INDONESIA
Polisi Imbau Pendukung Habib Rizieq Tinggalkan Bandara Soetta
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:25 wib
TERJADI DI BEBERAPA DAERAH
Tak Ingin Ada Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Ulama
Rabu, 21 Februari 2018 - 15:15 wib

Bulog Tetap Ngotot Lakukan Impor Beras
Rabu, 21 Februari 2018 - 13:02 wib
8 Hari Kejar Kapal Pembawa Narkoba
Sabu 1,6 Ton Dikemas dalam 81 Karung
Rabu, 21 Februari 2018 - 12:32 wib
Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta

Terbesar Rp1 Miliar, Terkecil Rp1 Juta
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:59 wib
Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau

Letusan Sinabung Tak Berdampak ke Riau
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Muhammad Ridho Masuk TC Timnas
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:57 wib

Rp57,15 M Dana PSR Masuk ke Rekening Petani
Rabu, 21 Februari 2018 - 11:50 wib
Cari Berita
Buku Terbaru
Majas

Minggu, 04 Februari 2018 - 12:05 WIB

Agar Siswa Berpikir Kreatif

Minggu, 04 Februari 2018 - 11:35 WIB

Belgia Jadi Tim Pertama Eropa di Rusia 2018

Senin, 04 September 2017 - 16:05 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us