Depan >> Berita >> Perca >>
PREDIKSI PIALA EROPA 2016
Prancis dan Spanyol Paling Layak Juara
Kamis, 09 Juni 2016 - 17:52 WIB > Dibaca 3907 kali Print | Komentar
Prancis dan Spanyol Paling Layak Juara
Antoine Griezmann dan Paul Pogba, dua mesin Prancis yang siap menjebol gawang lawan-lawannya. (GETTY IMAGES/ZIMBIO)
Berita Terkait



Oleh Hary B Koriun

DENGAN  tidak memandang remeh para kontestan lainnya seperti Italia, Jerman, Inggris, atau Portugal yang juga memiliki skuad mumpuni, tuan rumah Prancis dan juara bertahan Spanyol dianggap dua tim yang paling pantas menjadi juara Piala Eropa 2016 di Prancis, Juni-Juli 2016 ini.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengklaim bahwa sejarah akan berpihak pada Prancis di Euro 2016. Pria Prancis itu mengatakan bahwa tuan rumah bakal punya banyak keuntungan ketika turnamen dimulai akhir pekan ini, meski ada banyak orang yang punya ekspektasi tinggi pada Les Bleus.

"Bagi saya, Euro sedikit lebih menarik, karena standar yang ada lebih seimbang dengan apa yang dibutuhkan di Piala Dunia," tutur Wenger seperti dilansir Arsenal Player. "Di Piala Dunia, kadang ada perbedaan yang besar di antara negara-negara peserta, yang tidak akan jadi alasan di Euro nanti."

Menurut Wenger, menjadi tuan rumah bisa menjadi keuntungan dan juga kerugian, karena adanya tekanan besar yang diberikan oleh publik dan juga media. Menurutnya, hal  itu akan bisa menjadi kerugian jika Prancis tidak bisa bermain di level yang diharapkan. Namun setelah itu, dia yakin Prancis akan mendapakan keuntungan yang besar.

 "Jika anda melihat Inggris, Prancis, Jerman,  mereka sudah pernah memenangkan turnamen di rumah sendiri. Prancis hanya tiga kali memenangkan turnamen besar, dan dua di antaranya di kandang mereka sendiri. Ada sejarah yang akan berpihak pada Prancis," jelas Wenger lagi.

Prancis mengalami masa jaya saat era Zinedine Zidane dkk masih bermain.  Di Piala Dunia, setelah hanya menjadi peringkat ketiga tahun 1958 dan 1986 di Meksiko, di era Zidane,  Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 1998 saat menjadi tuan rumah. Pelatih yang berhasil mencetak sejarah itu adalah Aime Jaquet.

Jaquet berhasil meramu pemain-pemain bertalenta tinggi seperti Zidane, Lilian Thuram, Marcel Desailly, Didier Deschamps (kini menjadi pelatih Prancis), Emmanuel Petit, Christian Karembeau, Thierry Henry, Christophe Duggary,  Laurent Blanc, dan sekian nama lainnya. Mereka sukses mengalahkan Brazil 3-0 di final.

 Dua tahun kemudian, tahun 2000, Prancis meneruskan kejayaannya dengan menjuarai Piala Eropa untuk yang kedua setelah tahun 1984. Di final, Prancis mengalahkan Italia 2-1 lewat perpanjangan waktu.

Sayangnya,  dua tahun kemudian saat Piala Dunia digelar di Korea-Jepang pada 2002, dengan membawa mayoritas pemain yang juara di kandang sendiri dan juara Eropa, Prancis tersingkir di babak pertama. Yang mengejutkan, saat bertarung di partai pembuka, Prancis kalah 0-1 dari tim yang ketika itu dianggap antah-berantah, Senegal. Tahun 2006, saat Piala Dunia dipentaskan di Jerman, Prancis lolos ke final sebelum akhirnya kalah adu penalti dari Italia.


Alvaro Morata, generasi penerus tradisi penyerang tajam Spanyol. (GETTY IMAGES/ZIMBIO)

 Setelah era Zidane dkk, Prancis selalu kesulitan masuk ke jajaran elite di turnamen mayor. Setelah menjadi finalis Piala Dunia 20006, perempatfinal menjadi prestasi tertinggi si Ayam Jantan.

Kini, kembali menjadi tuan rumah, dibanding era Zidane dkk, kualitas pemain-pemain yang ada dalam skuad Deschamps memang tak "semewah" skuad milik Aime Jaquet.  Nama-nama yang dipanggil dianggap "biasa saja" seiring tak adanya pemain Prancis yang paling menonjol dan menjadi bintang di klub-klub besar Eropa saat ini. Ini berbeda dengan di era Zidane. Hampir semua pemain Prancis saat itu adalah bintang di klub masing-masing.

Kekuatan Prancis direduksi oleh masalah internal, yakni perselisihan Karim Benzema dan Mathiu Valbuena karena skandal video seks. Deschamps memutuskan tak memanggil kedua pemain itu.  Keputusan ini didukung oleh Federasi Sepakboa Prancis (FFF).


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
AKIBAT MELAWAN PETUGAS
Densus 88 Tembak Mati Teroris di Cilegon, Ternyata Perannya...
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:42 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Wenger Pergi, Arsenal Kehilangan Identitas
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:37 wib
WARGA SALING MENOLONG USAI KEJADIAN
Saksi Teror London: Orang-orang Terbang di Udara setelah Ditabrak
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:32 wib
MELAWAN SAAT PENANGKAPAN
Dua Bandar Narkoba Ditembak Mati Bareskrim dan Polda Sumut
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:25 wib
KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK
Terkait Kasus Sandiaga, Polisi Sebut Masyarakat Boleh Saling Lapor
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:18 wib
TERKAIT BANTAHAN DARI MIRYAM
Kubu Terdakwa E-KTP Minta Saksi Dikonfrontir soal Penerimaan Uang
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:06 wib
RUU MASIH DALAM PEMBAHASAN
Saran Fadli Zon Terkait Masa Jabatan Anggota KPU dan Bawaslu saat Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 18:02 wib
PILGUB DKI 2017
Bantah Gelar Kampanye, Ahok Sebut Jenguk Timses
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:57 wib
JELANG PUTARAN KEDUA
Tito Bandingkan Polisi Belanda dan Indonesia Terkait Pilgub DKI
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:52 wib
TERKAIT NAMANYA YANG DISEBUT DI PERSIDANGAN
Fahri Hamzah Sebut KPK Langgar UU Pajak
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:48 wib
Cari Berita
Perca Terbaru
Siska Noviana Dewi Ukir Prestasi di Cabang Olahraga Panahan
9 Sekolah di Pelalawan Lumpuh

Jumat, 17 Maret 2017 - 10:50 WIB

Anomali Leicester

Kamis, 16 Maret 2017 - 16:09 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us