Wonderful Indonesia
TRAGEDI PENGUNGSI MENUJU EROPA
Jasad Bayi Ini Mengapung di Laut Mediterania
Sabtu, 04 Juni 2016 - 10:39 WIB > Dibaca 2900 kali Print | Komentar
 Jasad Bayi Ini Mengapung di Laut Mediterania
Martin, anggota regu penyelamat dari Jerman ini, mendekap jasad kaku bayi pengungsi yang ditemukan di antara ratusan korban tenggelam di Laut Mediterania. Ia ingin foto ini menggugah para penguasa Eropa agar memerhatikan keselamatan nyawa ribuan pengungsi itu.
ROMA (RIAUPOS.CO) – Dalam sepekan ini, dua kapal pengungsi dari sejumlah negara Afrika tenggelam di Laut Mediterania, dalam pelayaran berbahaya menuju daratan Eropa. Ratusan orang tewas, termasuk anak-anak.

Juru bicara Save the Children di Sicily, Giovanna Di Benedetto berkata, sukar memastikan jumlah korban yang sebenarnya, namun mereka yang selamat dalam kejadian Kamis lalu menduga 1.100 orang nekat belayar dari Libya pada Rabu, menaiki kapal nelayan dan satu perahu karet.

“Kapal pertama membawa 500 orang dilaporkan menarik kapal kedua yang membawa 500 lagi. Malangnya, kapal kedua mulai tenggelam. Ada yang coba berenang ke kapal pertama, ada pula yang mencoba memungut  tali yang menghubungkan kedua-duanya,” katanya.

Malangnya, kapten kapal pertama yang juga warga Sudan memotong tali tersebut yang sabetan kerasnya tali itu melibas dan memancung kepala seorang wanita. Kapal kedua kemudian tenggelam dengan seluruh penumpangnya.

Kapten warga Sudan itu ditangkap begitu tiba di Pozzallo bersama tiga lagi yang dicurigai sebagai penyelundup manusia, tulis media Italia.

Seorang gadis Nigeria berkata: “Berbagai cara kami lakukan untuk mencegah kapal tenggelam.

“Kami menggunakan tangan, gelas plastik... Selama dua jam kami berusaha membuag air yang masuk ke dalam kapal, namun gagal. Wanita, pria dan anak-anak terperangkap, seterusnya mati lemas.”

Laman kantor berita AFP mengutip La Republica Daily, koran Italia saat mewawancarai  mereka yang selamat menuliskan, setidaknya ada 40 anak-anak, banyak di antaranya adalah bayi yang baru lahir, di antara yang tewas itu.

Salah satunya adalah pada foto yang menyayat hati ini, yang menunjukkan anggota regu penyelamat Jerman dari badan Pemantau Laut yang dikenali sebagai Martin, mendekap bayi dalam gendongannya ini,  yang adalah  jasad kaku seorang bayi berusia tidak sampai setahun yang ditemui mati-lemas setelah kapal yang  membawa ratusan migran karam ketika mencoba menyeberang Laut Mediterrania, Jumat lalu.

Mayat bayi itu ditemukan di dalam laut di selatan perairan Italia dekat pulau Sicilia, setelah kapal nelayan dari Sabratha, Libya, karam, Kamis lalu.

Regu penyelamat Jerman menyiarkan gambar ini dalam usaha mendesak pihak pemerintah di negara-negara Eropa memastikan keselamatan para migran.(zar)


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIPREDIKSI MENANG MUDAH
Lawan Kamboja, Timnas Tak Boleh Pandang Remeh
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:49 wib
DIDUGA LAKUKAN PENIPUAN
Keras! Ini Kritik Din Syamsuddin ke K‎emenag Terkait First Travel
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:35 wib
BERTUJUAN MEMENANGKAN PERKARA
Kasus Suap Panitera PN Jaksel, KPK Bidik Keterlibatan Hakim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:28 wib
DILARANG BERTANDING LIMA LAGA
Asosiasi Sepakbola Spanyol Tolak Banding Madrid Terkait Kasus Ronaldo
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:14 wib
ENGLISH PREMIER LEAGUE
Belum Mainkan Coutinho, Klopp: Saya Tak Punya Masalah dengan Dia
Kamis, 24 Agustus 2017 - 01:00 wib
USUL FAHRI HAMZAH
Diminta Panggil Jokowi ke DPR, Ini Tanggapan Pansus Angket KPK
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:48 wib
SEORANG PELAKU DIAMANKAN
Sindikat Penjual Data Nasabah Berhasil Diungkap Bareskrim, Ini Harganya
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:32 wib
PLAY-OFF LIGA CHAMPIONS
Bek Liverpool Enggan Remehkan Hoffenheim
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:25 wib
DINILAI SEBAGAI ISU LAMA
Terkait Desakan Penerbitan Perppu, KPK Akui Percaya Presiden
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:19 wib
TEPAT DI MOMEN HUT RI
Pembakar Umbul-umbul Merah Putih Ternyata Masih Remaja, Begini Reaksi Polri
Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Nyala Hari Puisi Ini Pun Tak Akan Pernah Padam

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:08 WIB

Filosofi Hidup dalam Permainan Tradisi

Minggu, 13 Agustus 2017 - 00:03 WIB

Oppss! Ini Via Vallen Lho, Bukan Ayu Ting Ting atau Isyana Sarasvati...
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

Berkah dari Sang Penyengat

Minggu, 11 Juni 2017 - 10:59 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us